Monday, June 11, 2018

Belajar dari kehidupan Musa

Alkitab menulis:
Musa yang seharusnya binasa ternyata oleh pengaturan Tuhan, Musa hidup dan dididik dalam hikmat orang Mesir (Kitab Keluaran 2:1-10 dan Kisah Para Rasul 7:20-22).
Musa muda berkuasa atas perkataan, apapun yang dikatakan/diperintahkan  pasti dijalankan;
dia juga berkuasa atas perbuatan- kebal hukum, diceritakan dia semaunya membunuh orang Mesir yang berkelahi dengan orang Ibrani saudaranya.
Tapi Tuhan tidak memakai Musa untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir pada saat itu, saat Musa sedang punya kekuatan penuh.

Justru  pada saat Musa terpuruk, saat ia melarikan diri dari Firaun, saat dia hanya sebagai penggembala ... Allah mengutus Musa.
Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir.”
Keluaran 3:10

Kenapa harus mengutus Musa saat Musa hanya seorang penggembala?
Kalau kita teliti ... Inisiatif berasal dari Allah(Keluaran 3 ayat 7dan 8), dan Allah BERKUASA dan MAMPU untuk:
- membinasakan semua orang Mesir supaya menjadi kepunyaan bangsa Israel
- langsung membawa bangsa Israel ke Tanah Perjanjian.
Ternyata Allah menghargai proses.... demi pertumbuhan rohani.

Langsung menurutkah Musa?
Alkitab mencatat, Musa berusaha ingkar sebanyak 5x
- Tetapi Musa berkata kepada Allah: “SIAPAKAH AKU INI? , maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?”
Keluaran 3:11
- Lalu Musa berkata kepada Allah: “TETAPI apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? -- apakah yang harus kujawab kepada mereka?”
Keluaran 3:13
- Lalu sahut Musa: “BAGAIMANA jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan perkataanku, melainkan berkata: Tuhan tidak menampakkan diri kepadamu?”
Keluaran 4:1
- Lalu kata Musa kepada Tuhan : “Ah, Tuhan, aku ini TIDAK PANDAI bicara, dahulu pun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mu pun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah.”
Keluaran 4:10 dan
- Tetapi Musa berkata: “Ah, Tuhan, UTUSLAH kiranya siapa saja yang patut Kauutus.” Maka bangkitlah murka Tuhan terhadap Musa .....
Keluaran 4:13‭-‬14a

Ketidak PD an Musa adalah manusiawi.
Dan proses 40 tahun perjalanan bangsa Israel ke tanah perjanjian menjadi proses panjang yang menjadi pelajaran berharga bagi kehidupan iman kita.
Tuhan berjanji menyertai dan Ia tidak ingkar janji, Allah menyertai perjalanan bangsa Israel dengan tiang awan disiang hari dan tiang api dimalam hari.
Selama itu bangsa Israel mengalami mujizat turunnya manna(roti dari langit) yang tiap hari hanya boleh dipungut secukupnya karena klo lebih akan menjadi busuk berulat tapi pada hari keenam boleh memungut 2xlipat untuk persediaan hari Sabat dimana manna tidak turun lagi.

Turunnya 10 Perintah Allah yang ditulis oleh jari Tuhan sendiri untuk dipatuhi.

Tapi Musa hanya bisa melihat Tanah Perjanjian diakhir hidupnya, Musa tidak dimampukan masuk kesana.
Ulangan 34:4  Dan berfirmanlah Tuhan kepadanya: “Inilah negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub; demikian: Kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri itu. Aku mengizinkan engkau melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi engkau tidak akan menyeberang ke sana.”

Musa yang menerima tugas dan janji penyertaan dari mulut Tuhan sendiri TIDAK dimampukan masuk/menikmati tanah perjanjian.
So..... Kita adalah SAMA sebagai manusia ciptaan Tuhan, tak perlu sombong atau minder karena jabatan dan proses kehidupan.
Saling ingatkan dan doakan adalah kehendak Allah.
Ibrani 10 :24 - 25 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

Jalankan hukum kasih dengan semaksimal mungkin.
Matius 22 :37-40
Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Tuesday, May 15, 2018

Yohanes 2:4 Mujizat pertama

Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.” Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.” Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!”
Yohanes 2:3‭-5

Pendalaman Alkitab Sabat siang kemarin , membahas ujaran (manusia) Yesus: "saat-Ku belum tiba", dan ujaran ibu Yesus: "Mereka kehabisan anggur" dan ada perasaan yakin bahwa Yesus akan melakukan sesuatu dengan perkataannya kepada pelayan pelayan :"Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!" dan terjadilah mujizat pertama-Nya!

Dengan diskusi panjang "sersan" - serius tapi santai.... tafsir kita kurleb nya sbb:
1. Ibu Yesus tahu sekali SIAPA anaknya tsb.... karena ia yang dianugerahi mengandung dan melahirkan-Nya, ia mengandung bukan karena persetubuhan dengan lelaki tapi oleh Roh Kudus, (Alkitab menulis : Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
Lukas 1:34‭-‬35) dan karena niat baik ibu Yesus dan kasihnya, merasa kasihan kepada tuan rumah yang kehabisan anggur(lambang suka) ... Yesus yang awalnya bilang kepada ibunya bahwa waktu-Nya belum tiba, faktanya - - - air yang ditempayan berubah menjadi anggur kala disajikan - anggur yang terbaik pula.

Mendalami perkataan Yesus yang menyebut "saat-Ku belum tiba" tapi Dia berbuat juga merubah air menjadi anggur yg otomatis menutup malu si tuan rumah.. ; 
Kita boleh meminta, berharap tapi tidak boleh memaksa! Karena ada "waktu Tuhan" yang membuat segalanya indah pada waktu-Nya, dan permintaan yang berdasarkan kasih dan niat baik, akan menggerakkan hati Tuhan untuk membuatnya menjadi nyata dan membawa kebaikan kedepannya spt yang dituliskan di Yohanes 4: 45.Maka setelah Ia tiba di Galilea, orang-orang Galileapun menyambut Dia, karena mereka telah melihat segala sesuatu yang dikerjakan-Nya di Yerusalem pada pesta itu, sebab mereka sendiripun turut kepesta itu.

Semoga bermanfaat makin mengerti siapa Kristus Yesus yang selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anak-Nya. 

Sunday, April 01, 2018

Cara memahami Alkitab

Alkitab harus di atas segalanya. Tuhan berkata kepada Musa: "Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu"( Keluaran 3:5). Mari kita tanggalkan lebih dahulu tradisi dan pendapat manusia yang tidak berdasarkan Firman Tuhan supaya kita dapat menerima Firman Tuhan dengan baik sebagaimana yang tertulis dalam Kitab Suci.

1. Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) Firman TUHAN adalah kebenaran yang mutlak dan tidak bertentangan satu dengan yang lain (Yohanes 17:17  Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; FIRMAN-MU ADALAH KEBENARAN.).

2. Menafsirkan ayat Alkitab tidak boleh keluar dari konteksnya . Teladan Filipus ketika menerangkan satu nas dengan "bertolak dari nas itu" Kisah 8:35  Maka mulailah  Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu  ia memberitakan Injil  Yesus kepadanya.).

3. Kita perlu mencek bahasa asli Alkitab khususnya bahasa Ibrani dan bahasa Yunani untuk memperoleh arti yang tepat dari sebuah kata yang sulit dipahami, jangan sampai kita disesatkan dengan berputarnya kata-kata si penyesat  (2 Petrus 3:16  Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, SEHINGGA ORANG-ORANG YANG TIDAK MEMAHAMINYA DAN YANG TIDAK TEGUH IMANNYA, MEMUTARBALIKKANNYA MENJADI KEBINASAAN MEREKA SENDIRI, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain).

4. Kita harus lebih taat kepada Firman TUHAN daripada tradisi atau pendapat manusia (Kisah 5:29 Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "KITA HARUS LEBIH TAAT KEPADA ALLAH DARI PADA KEPADA MANUSIA ; Markus 7:9 Yesus berkata pula kepada mereka: "Sungguh pandai kamu MENGESAMPINGKAN PERINTAH ALLAH, SUPAYA KAMU DAPAT MEMELIHARA ADAT ISTIADATMU   SENDIRI. ).

5. Kita mengikuti metode Yesus dalam menghadapi perbincangan dengan berkata: "ADA TERTULIS" - Matius 4:4) . Bahkan bila Yesus Kristus dibantah oleh maka Dia berkata lebih jauh: "TIDAK PERNAHKAH KAMU MEMBACA NAS INI....." - Markus 12:10.

6. Firman TUHAN adalah kekal (1 Petrus 1:25  tetapi FIRMAN TUHAN TETAP UNTUK SELAMA-LAMANYA." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu).

7. Apa yang telah difirmankan oleh TUHAN TIDAK BOLEH DITAMBAH ATAU DIKURANGI oleh manusia (Wahyu 22:18-19; Ulangan 4:2; Amsal 30:6). Tertulis di Alkitab tapi tidak diajarkan dengan tepat = mengurangi. Tidak tertulis di Alkitab tapi mengajarkan seolah-olah itu adalah  firman Tuhan = menambahi.

8. Pikiran manusia terbatas karena dosa hingga tidak mungkin semua bisa dipahami dengan sempurna (Ulangan 29:29  HAL-HAL YANG TERSEMBUNYI  IALAH BAGI TUHAN, ALLAH KITA, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini.").

Mudahan bermanfaat..... Immanuel

Sunday, March 11, 2018

Ayub, orang saleh yang mengenal Tuhannya dipuncak sengsaranya

Selama ini mungkin kita hanya mengenal kisah Ayub yang atas seijin Tuhan dicobai iblis,lalu Allah kembali memulihkan Ayub dengan 2x lipat dari yang semula.
Ayub adalah orang yang saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan dan semua itu diakui oleh Tuhan sebagai satu-satunya manusia dibumi yang sedemikian (Ayub 1:8)

Kotbah hamba Tuhan siang tadi memberi focus yang lain dari kisah Ayub ini; bahwa, walaupun Ayub adalah orang yang saleh , jujur, takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan, TIDAK berarti otomatis mengenal Tuhan dengan benar, dan ini diakui Ayub ketika dia berada dipuncak sengsaranya... "Hanya DARI KATA ORANG saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau" (Ayub 42:5)

Intropeksi bagi kita... Jangan merasa kita sudah benar hanya karena kita disiplin berkebaktian dan mendengar firman, kita dituntut melakukan kehendak Allah! yang berarti mengenal Dia secara dekat dan benar.

Sama seperti terbentuknya mutiara yang bermula dari pasir/kotoran yang terperangkap didalam rumah kerang dan dengan kesakitan sikerang memyelimuti pasir berlapis lapis sbg benda asing sehingga menjadikan pasir menjadi mutiara, demikian Ayub setelah menjalani sengsaranya memperoleh "mutiara" kehidupan, mamandang Allah dengan matanya sendiri, mengakui bahwa TUHAN sanggup melakukan segala sesuatu, dan TIDAK ADA rencana TUHAN yang gagal.

Hidup ini tidak selalu mulus dan segala sesuatu, baik itu suka maupun duka pasti akan berlalu! Jalani dan ambil hikmah dari setiap situasi kondisi. Tuhan selalu punya maksud baik kepada umat-Nya.

Thank to Pdt Zefanya Parwoto 🙏😇
Gys Gatot Banjarmasin

Wednesday, February 21, 2018

Orang tua = anak yang tertunda?

Kemarin lusa kerumah sibungsu Yenny Gozali, chit chat; lalu ngedate dengan the 2nd Lan Gaz, chit chat dan nyadar bahwa semua ponakan yang sekarang sudah kerja sd yg bru lulus, usia 12-13 tahunnya tak ada yang going abroad alone, homestay istilahnya dulu....
Setelah Indra lulus SD, dengan keyakinan pasti diterima di SMP karena ada fasilitator sang Kuku Nirmalawati Masribani, Indra homestay pertama ke Perth selama 1 bulan, disusul Kiki dan akhirnya kuliah dan sempat magang, menjalani mencari $ yang tak pernah menumpuk saldo tabungan 😱🙈🙂😃

Setelah merenung, menengok ke "spion" kehidupan dan mereview kembali komplain anak anak:
Indra G Masribani: "Mami kada pernah menukarkan Indra (mainan) tokoh utama....
Ups, mungkin ini yang jadi dasar Indra hobby "figure" - sorry ya nak.... mami dulu nggak sempat memperhatikan mainan/game, focus jadi "PRT" dan "sekretaris" papimu Gunawan Masribani yang "kerja kerja kerja" 🙈😔
Nggak heran, genetik? Michael sekarang bertabur figure-figure animal specialnya dinosaurus cs 🙈😃

Kemarin di Sby, simantu Rollick Prasetya curhat... diultimatum soulmatenya Dian Reski Gunawan untuk stop koleksi railway?/lajur?Hotwheelsnya 🙈😃
Nggak heran si William kemana mana dengan hotwheels car ditangannya 🙂

Sayapun becermin, jangan jangan karena saya dulu di"patahkan" semangat mau meneruskan sekolah ke Jawa, lalu "sel sel tekat" jadi membaja mau memberikan anak anak kesempatan bersekolah dan merasai hidup di negeri orang, saya focus menyisihkan dana untuk semua itu, padahal nggak lebih lebih lho.... puji Tuhan 🙏😇, selain saat itu Banjarmasin belum punya mall, cafe untuk nongkrong yang klo keseringan bisa menipiskan saldo 🙈🙂😂

Semoga anak mantuku bisa mengambil pelajaran dari perjalanan hidup seniornya ini 😇🙏
#MinimKisahHidupMamiPapiAlmDulu
#UsahaLebihBaik

Friday, June 16, 2017

Yefta, sianak perempuan sundal yang diusir dan dicari kembali.



Kitab Hakim-Hakim pasal 11 ayat 1-11 dengan judul perikop "Yefta dan Gilead"

Menarik disimak karena penjelasan detail oleh hamba Tuhan - kalau kita baca sendiri mungkin kita terlewatkan begitu saja.

Saya sharing versi saya, semoga bermanfaat:
Yefta adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa, dia disia-siakan dan diusir dari keluarga oleh anak-anak istri bapaknya karena dianggap tidak layak sebab Yefta adalah anak Gilead dari perempuan sundal -- ayat 2, padahal kita tahu bahwa KITA TIDAK BISA MEMILIH ORANG TUA YANG MELAHIRKAN KITA, entah itu suku, agama dan juga ras.

Ketika Yefta diusir, dia masuk dalam lingkungan petualang-petualang yang pekerjaannya merampok; tapi karena Yefta  memang mempunyai karakter pemimpin yang tangguh/ahli strategi perang maka dalam kawanan petualang itupun Yefta bukan hanya follower tapi dia adalah PEMIMPIN mereka -- ayat 3b ..... di sana berkumpullah KEPADANYA petualang-petualang yang pergi merampok bersama-sama dengan dia.( ... where a group of adventurers gathered AROUND him and FOLLOWED him)
Kemampuan  kepemimpinan Yefta makin terasah.
Sampai pada saat tiba waktu Tuhan untuk MEMUNCULKAN TERANG YEFTA, menyatakan keadilan Tuhan atas peristiwa yang dialami Yefta;
Ketika perang melawan bani Amon dan diantara puluhan ribu orang-orang Gilead yang sedang berperang tidak didapatkan satupun pemimpin yang layak (krisis kepemimpinan), para tua-tua Gilead mencari dan meminta agar Yefta mau kembali memimpin mereka. -- imo : disini peran hamba Tuhan penting dalam memberi detail pengertian ayat-ayat Kitab Suci,
Perhatikan!!
Yang mengusir Yefta siapa? saudara-saudara tirinya
Kenapa para tua-tua (yang terhormat) yang memohon Yefta untuk kembali mau memimpin mereka?
KARENA.....
Pada saat saudara-saudara Yefta dari istri sah Gilead mengusir Yefta dengan alasan latar belakang keturunan (anak perempuan sundal), para tua-tua(yang terhormat) diam saja membiarkan ketidak-adilan berlangsung, menjadikan peristiwa pahit menimpa Yefta! padahal para tua-tua pasti mengerti bahwa Yefta tidak bisa memilih kelahirannya oleh ibu yang mana dan mereka mampu dan berkuasa untuk tidak membiarkan Yefta terusir. Sikap "DIAM" mereka mempunyai andil terjadinya pengusiran Yefta.
Akhirnya para tua-tua menuai akibat perbuatan mereka yang membiarkan tsb, mereka pula yang mencari dan meminta Yefta kembali memimpin mereka untuk memenangkan peperangan, mereka ibarat menjilat ludah yang sudah mereka buang, membiarkan Yefta diusir tapi akhirnya memimta Yefta balik kembali memimpin mereka termasuk mereka yang menyakiti/mengusir dia.

Pelajaran moral
--* Jangan pernah meremehkan orang karena latar belakang diluar kemampuan mereka, seperti Yefta, diusir karena dilahirkan oleh perempuan sundal.
Rendah hati dan menghargai orang lain adalah perbuatan yang diperkenan Tuhan
--* Jangan diam kalau melihat ketidak-adilan berlangsung. Sikap diam atas ketidak-adilan memberi andil  atas terjadinya krisis moral - kesalahan yang diulang dapat menjadi kebiasaan yang akhirnya bisa diterima sebagai suatu kebenaran dimasyarakat.
--* Ketika kita dalam kesesakan/ menerima aniaya, tetap jalankan bagian yang bisa kita kerjakan -- itu sama dengan proses kita melayakkan diri menerima keadilan Tuhan ketika tiba SAAT TUHAN campur tangan.
Imanuel!


PS:
Yefta juga manusia, ketika para tua-tua(yang terhormat) memohon Yefta memimpin mereka kembali, karena kepahitan yang dalam, Yefta mengalami "KRISIS KETULUSAN" -- ayat 9 ;
tunggu kotbah selanjutnya jer :)
Firman Tuhan jujur ...diberitakan perbuatan baik untuk diteladani; juga perbuatan yang tidak baik untuk diambil pelajaran dan dihindari.

Monday, May 22, 2017

Kriminalisasi "ulama" ; "ulamakan" kriminal

Image result for ulama vs kriminal

Tgl 11-16 Mei kami alumni SMAK81 reunian Jogja Semarang, pagi sebelum mulai naik turun bus kuping tetap terpasang mendengarkan beritaTV dan terus terang hanya percaya pada 2 saluran...Metro TV dan Kompas TV......duluuu ada 1 lagi, tapi sekarang sudah ikut-ikutan longgar berita padat sinetron  :) sempat masuk kuping seorang narsum bilang : " Jangan kriminalkan ulama! tapi jangan juga meng"ulama"kan kriminal! --- pas!

In My Opinion
Kalau seorang ulama/pemuka agama/pemimpin umat/petinggi rohani sudah sah divonis bersalah, baik itu perdata apalagi pidana oleh hukum negara/dunia.....masih pantaskah mereka disebut ulama/pendeta/pemimpin rohani? masih pantaskah mereka memegang amanat jabatan rohani?

Bersalah bisa karena:
** Masalah materi/keuangan/harta/penyalahgunaan jabatan(korupsi),
** Berselingkuh, tidak setia pada istri masa mudanya....Firman-Nya: Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan Ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap istri dari masa mudanya.(Maleakhi 2:15)

"Istri dari masa muda" - yang berjalan bersama dari titik "start" kehidupan keluarga, yang berjuang bersama membangun fondasi kehidupan -- masakan tega hati, begitu "rumah mewah" sudah berdiri lalu berpaling ke"rumah tetangga" atau ke"jalanan"?
Jadi ingat - dulu ada yang selalu menyerukan agar selalu "menjaga hati", eh dia malah mencoba-coba kelain hati/mencederai hati istri masa mudanya....ternyata akhirnya harus mengakui bahwa dia khilaf dan balik lagi keistri perdana.

** Angkuh, congkak, tinggi hati karena materi dan kekuasaan/jabatan, padahal Tuhan mengajarkan untuk selalu rendah hati, hidup secukupnya dan menjadi saluran berkat bagi sesama! bukan sebagai pengumpul harta/materi dan menjadi sombong karenanya.

Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati menerima pujian - Amsal 29:23
Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan - Amsal 18;12
Amsal 22:4 .. Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan - kenapa kita tidak berusaha sekuat tenaga untuk rendah hati(tulus) karena ganjaran atas itu adalah yang kita cari didunia ini!!!

Orang salah bisa bertobat - YA!! , tapi kita juga harus jeli, jangan kita terperangkap dengan kata-kata tobat tapi prilaku mereka(yang akan kita jadikan panutan) sebaliknya! aka tetap sama atau bahkan lebih angkuh karena menutupi aib yang telah mereka terima.

Tuhan ciptakan kita secara special, unik, tidak dengan "copas", bahkan pada kasus orang kembar.
Keselamatan adalah urusan pribadi per pribadi bukan massa atau golongan.
Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, - Roma 2:6
"Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. - Wahyu 22:12
Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada didalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuaannya. - Wahyu 20:13

Jangan pernah merasa "berani, pasti kesorga" karena massa besar/golongan; tetap berusaha mencari perkenanan Tuhan karena akhir "kontrak hidup" kita tidak ada hitam putihnya, bisa dipanggil-Nya kapan saja dan itu pasti!!

so -- be smart - ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik - 1 Tesalonika 5;21