Wednesday, July 13, 2016

Roh Kudus

Bapa, Putra dan Roh Kudus, dapat dibaca disini .


Kali ini kita focus pada Roh Kudus...
Berdasarkan firman Tuhan yang disampaikan para hamba Tuhan...* Roh Kudus adalah Roh Allah yang diturunkankan-Nya bagi kita, sebagai penolong, penghibur dan pengajar kita.Yohanes 14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu ..
 Yohanes 14 :16-17  Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu * Roh Kudus adalah jaminan kita sebagai penerima waris  janji-Nya.Efesus 1:14  Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
 * Roh Kudus adalah bentuk komunikasi yang sejati kita dengan Allah.Roma 8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
 * Roh Kudus disediakan bagi semua bangsa.Kisah Rasul 10: 44-46  Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu. Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga, sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah.....
 Kisah Rasul 15:7-11 Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung pertukaran pikiran mengenai soal itu, berdirilah Petrus dan berkata kepada mereka: "Hai saudara-saudara, kamu tahu, bahwa telah sejak semula Allah memilih aku dari antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya.  Dan Allah, yang mengenal hati manusia , telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka   sama seperti kepada kita,  dan Ia sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman. Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah  dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk,  yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?  Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia  Tuhan Yesus   Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga."  * Roh Kudus harus diusahakan :Lukas 11:13 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya." Di Gereja Yesus Sejati diajarkan cara memohon Roh Kudus:Dimulai dengan menyebut : Dalam nama Tuhan Yesus berdoa.....ini sesuai dengan firman-Nya  "Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya." - Yohanes 14:14Lalu...sebutlah Haleluya...Haleluya Puji Tuhan. Syarat utama yang lain juga adalah dengan mengasihi Dia! memegang dan melakukan perintah-NyaYohanes 14;15,21 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya." Kalau memang Allah berkenan, melalui bantuan penopangan tangan para hamba Tuhan, kita akan menerima Roh Kudus..... Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.
 Bukti kita menerima Roh Kudus adalah berkata-kata dalam bahasa Roh....Kisah Rasul 2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. 1 Korintus 14:2  Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia. Orang yang menerima Roh Kudus, berkata-kata dalam bahasa Roh, dalam keadaan sadar,berbeda dengan kesurupan. Baru baru ini ada kesaksian, seorang anak yang sedang mengikuti Kursus Alkitab Dasar di Tewah mendapat Roh Kudus dan penglihatan, dia melihat seorang berjubah putih, tapi wajahnya tidak terlihat karena bersinar, menopang tangan dikepalanya. Besoknya dia terlihat murung sesudah kebaktian, ketika ditanya kenapa? dia komplain...kenapa doanya kurang lama(padahal sudah 20 menitan dengan bersimbah keringat karena panas)... dia melihat orang berjubah putih kemarin datang lagi...ketika dia berusaha memegang jubahnya, hampir terpegang, hamba Tuhan meng amin kan, dia tersadar dan merasa "kecewa" karena kalau saja tidak di amin kan, dia pasti sudah memegang juban-Nya.

Firman-Nya memberi penjelasan antara hidup dalam Roh dan hidup dalam kedagingan
Hidup menurut daging atau Roh

Galatia 5:16 -26 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh,  maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.  Sebab keinginan daging  berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging  karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat. Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan,   kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,  kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah . 
Tetapi buah   Roh  ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera,  kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum  yang menentang hal-hal itu. Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging  dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh, dan janganlah kita gila hormat,  janganlah kita saling menantang dan saling mendengki. 
Semoga kita dimampukan melakukan dan setia pada apa yang menjadi perkenanan-Nya. Amin

Friday, July 08, 2016

Jalan iblis menuju hati kita yang "bersih"

Walau kita sudah dibaptis, sudah basuh kaki dan sudah terima tubuh dan darah Yesus, iblis bisa tetap menguasai hati kita, kalau kita beri celah kepada iblis untuk masuk. 
Hati yang "bersih" tanpa isi(doa, firman dan hidup dalam persekutuan) bisa membawa iblis dan teman-temannya yang lebih jahat kembali bersemi dihati kita...Lukas 11:24-26

Seperti kisah tragedi keluarga Daud di 2 Samuel 13:1-22
Pertama, Amnon membiarkan hatinya dikuasai oleh pemenuhan nafsu keinginan daging, mengingini kecantikan Tamar yang adalah saudara se ayah( Amnon pasti tahu bahwa hal tsb adalah terlarang ... Imamat 18, tapi nafsu nya mengalahkan logika dan nuraninya.

Kedua, kalaupun hati kita terjaga, iblis bisa berusaha masuk melalui pihak ketiga, yaitu melalui teman, sahabat dekat kita yang ketika kita mintai solusi, bukannya memberi nasehat/saran sesuai firman, mereka malah "menyatu/membenarkan" pemenuhan nafsu kedagingan kita; seperti yang dilakukan Yonadab yang adalah saudara dan seorang yang cerdik, tapi memberi saran salah kepada Amnon, menyuruh Amnon berpura-pura sakit agar dapat memperdaya Tamar. 

Seperti juga Yudas, yang membuka celah kepada iblis untuk menguasai hatinya dengan mula-mula mengambil sedikit-sedikit uang pembedaharaan yang menjadi wewenang dia, sampai puncaknya menjual Yesus demi 30 keping uang perak yang akhirnya juga tidak membawa kepuasan apalagi kebaikan bagi Yudas.

Kalau kita butuh solusi ... Jangan pernah andalkan manusia!
Tidak sedikit contoh...Yang mengandalkan manusia(bahkan rohaniawan)... masalah bukannya selesai....malah jadi kasus antara pasien dan konsultan rohaninya.

Yang terbaik, pertama-tama datanglah/berdoalah kepada Tuhan, Tuhan punya banyak cara dan jalan untuk memecahkan masalah... Dia bisa kirim orang juga kepada kita, segala yang berasal dari Tuhan pasti membawa kebaikan bagi kita.

Yeremia 17:5 Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! ; Sebaliknya...
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! (Ayat 7)

Ilustrasi dalam kehidupan sehari-hari oleh pak Pri tadi:
Sekali nggak ibadah.... No problem
Dua kali absen ibadah.... Masih okay tuh.
Tiga kali nggak hadir dalam persekutuan... masih diberkati kok...
Lama kelamaan... Menjauh dari Tuhan pun, merasa berkat tetap ada.... Itulah kondisi hati kita yang "bersih" yang digambarkan di Lukas 11:24-26 

Astaganaga!! Amit-amit .... Hiiiiii

Monday, June 20, 2016

Kristen, Pengikut Kristus

Agama Kristen termasuk salah satu dari agama Abrahamik yang berdasarkan hidup, ajaran, kematian dengan penyaliban, kebangkitan, dan kenaikan Yesus dari Nazaret ke Surga, sebagaimana dijelaskan dalam Perjanjian Baru, umat Kristen meyakini bahwa Yesus adalah Mesias yang dinubuatkan dalam dari Perjanjian Lama (atau Kitab suci Yahudi). Kekristenan adalah monoteisme.

Note:
Agama Abrahamik agama Abrahamik -- yang sering pula disebut sebagai agama samawi atau agama Ibrahimiyyah -- adalah agama-agama yang muncul dari suatu tradisi Semit kuno bersama dan yang ditelusuri oleh para pemeluknya bersumber kepada Abraham atau Ibrahim ("Bapak/Pemimpin banyak orang" Bahasa Ibrani אַבְרָהָם ("Avraham") Bahasa Arab ابراهيم ("Ibrahim"), seorang leluhur bangsa Israel yang kisah hidupnya diceritakan di dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama Alkitab Kristen, dan sebagai seorang nabi dalam Kristen dan Islam.
Di dunia ini agama-agama besar yang dianggap agama samawi diantaranya Yahudi, Kristen, dan Islam.

Pemeluk agama Kristen mengimani bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juru Selamat, dan memegang ajaran yang disampaikan Yesus Kristus. Dalam kepercayaan Kristen, Yesus Kristus adalah pendiri jemaat (gereja) dan kepemimpinan gereja yang abadi (Injil Matius 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus  dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat -Ku  dan alam maut tidak akan menguasainya)

Umat Kristen juga percaya bahwa Yesus Kristus akan datang untuk kedua kalinya sebagai RAJA dan HAKIM akan dunia ini. Sebagaimana agama Yahudi, mereka menjunjung ajaran moral yang tertulis dalam Sepuluh Perintah Tuhan.(Kitab Keluaran 20:1-17)

Kata Kristen sendiri memiliki arti "pengikut Kristus atau "pengikut Yesus". Murid-murid Yesus Kristus untuk pertama kalinya disebut Kristen ketika mereka berkumpul di Antiokia (Kisah Para Rasul 11: 26b.........., Di Antiokhialah murid-murid itu   untuk pertama kalinya  disebut Kristen). ...... Dikutip: Wikipedia Indonesia.

imo...inspirasi dari kotbah hamba Tuhan.
Sebagai pengikut Kristus, kita punya tugas dan tanggungjawab yakni harus memegang dan melakukan perintah dan menjauhi larangan Yesus Kristus;
Allah sendiri menjadi "anak manusia" untuk menjadi teladan bagi kita.
Pengikut Yesus harus bisa menjalankan, melakukan Hukum Kasih; tidak hanya berbuat kebaikan tapi seperti yang tertulis dalam Matius 22:37-40   Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.  Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. 
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia  seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Penjabaran/skema/tautan Hukum Kasih dengan 10 Perintah Allah sangat jelas digambarkan dibawah ini:

*Sumber: Google image


Ada 2(dua) golongan orang Kristen:

1. Kristen KTP, jadi kristen hanya ikut-ikutan, mereka yang menjadi kristen hanya mencari mujizat penyembuhan, mereka yang mencari makan. Alkitab menulis:
Matius 4:24-25 Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria  dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan,  yang sakit ayan  dan yang lumpuh,  lalu Yesus menyembuhkan mereka.  Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem dan dari Yudea dan dari seberang Yordan

Yohanes 6:2 Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka melihat mujizat-mujizat  penyembuhan, yang diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit. Ayat:26 Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.

2. Kristen yang benar-benar bersandar dan mengasihi Yesus.
Taat dan setia pada perintah dan larangan-Nya sebagaimana firman-Nya menulis tentang mengasihi Dia.
1 Yohanes 5: 3  Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,

Mengikut Yesus bukan hanya percaya lalu pasti menerima surga...emangnya surga di "sale"? Begitu gampang mendapatkannya?
Para murid yang hidup dijaman dengan Yesus saja mengalami ombak dan badai dalam hidup.
Matius 8:23-25 Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun mengikuti-Nya.  Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.  Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa."

Tapi kalau kita tetap percaya dan sandar Dia ketika kita menghadapi ombak dan badai kehidupan/memikul salib-Nya, Dia pasti akan beri kita kekuatan untuk menghadapi dan memenangkan persoalan yang kita hadapi.
Yesaya 40:29  Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya
Matius 11:28  Marila kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu

Ingat kisah nabi Ayub, yang mengalami sengsara dunia demikian hebat?
Ayub tetap berkata : " jika mengenai kekuatan tenaga, Dialah yang mempunyai! Jika mengenai keadilan, siapa yang menggugat Dia? (Ayub 9:19)
Ayub tetap sandar dan percaya akan keadilan-Nya dan untuk itu Ayub dipulihkan.
Ayub 42:10  Lalu TUHAN memulihkan keadaan  Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub  dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu .

Kita bisa berujar...tapi kita hidup di dunia fana , kehidupan akhirat masih misteri.
Setuju! tapi siapa yang menafikan bahwa suatu saat kita pasti "pulang" ke dunia yang misteri tsb. Dan ketika sudah waktunya "pulang" kita tidak mungkin berbalik lagi untuk bertobat mencari jalan dan janji keselamatan kekal.

Untuk itu Yesus memberi petunjuk:  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah  dan kebenarannya  , maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu...(Matius 6:33)

Ada pesan yang "unik" dari kotbah kemarin,
JANGAN JADI KRISTEN "ISIS"! -- Ibadah Sana Ibadah Sini, mencari yang enak dan nyaman di dengar....atau lucu sebagai penghilang stress kehidupan.

Firman-Nya menulis:
"Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng." (2 Timotius 4:3-4). 

Kita perlu menguji segala pengajaran yang kita terima, seperti kata Alkitab: "Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik". (1 Tesalonika 5:21).
Kita tidak akan bisa menguji dan bakal menelan bulat-bulat seluruhnya termasuk yang salah apabila kita tidak memahami betul-betul apa yang menjadi perkenanan Tuhan. Karena itulah kita perlu terus membaca dan merenungkan Firman Tuhan yang sudah tertulis lengkap di dalam Alkitab dan juga penjelasan firman yang disampaikan oleh Penyampai Firman di mimbar, agar kita tidak gampang goyah seperti ranting yang ditiup angin kesana kemari oleh berbagai pengajaran yang salah.

Semoga bermanfaat... Tuhan berkati




Tuesday, April 26, 2016

Agamaku,agamamu,Tuhan kita!

In My Opinion
Agama berkaitan dengan hati/nurani.
Setiap agama pasti punya Kitab Suci yang esensi isinya menjadi "makanan rohani" yang akan tercermin melalui perkataan, perbuatan dan prilaku kita sehari-hari. Jadi.....jagalah hati dan pikiran kita, yang akan tertuang melalui perkataan dan perbuatan kita, agar kita tidak mempermalu atau bahkan membuat ajaran agama kita dipertanyakan oleh orang-orang yang tidak seiman apalagi orang yang belum seiman(artinya kita gagal dalam memegang amanah agung-Nya, menyiarkan kebenaran-Nya)

Tuhan kita adalah Esa, Maha Kuasa, Dia pencipta langit, bumi dan isinya. (Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa...Markus 12:29)
Jangan batasi kuasa Allah hanya sebatas pikiran kita yang adalah salah satu ciptaan-Nya. Seperti yang diteladankan di Alkitab, ketika seorang Saduki menanyakan soal "kekeluargaan" di akhirat  ketika seorang wanita yang menjadi istri 7 bersaudara meninggal nanti.
Jawab Yesus kepada mereka: "Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah. Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga. ... Markus 12:24-25

Jaman semaju sekarang ini, rasanya tidak mungkin ada manusia yang tidak percaya akan adanya Tuhan, Sang Pencipta dan empunya kita serta tujuan(pasti) kemana kita akan "pulang".
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." Yohanes 4:24
Waspadalah..terkadang karena "kemanusiaan" kita(misal: menghormati tradisi) bisa tanpa sadar membawa kita menjauh dari-Nya.
Alkitab menulis Markus 7:7-8 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.

Allah adalah Tuhan segala bangsa, bukan hanya milik satu agama apalagi satu kelompok/golongan. (Mazmur 22:27-28 (22-28-29) Segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada TUHAN; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya. Sebab Tuhanlah yang empunya kerajaan, Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa).

Agama adalah ajaran yang kita harapkan bisa membawa kita berhubungan dan makin dekat kepada-Nya agar jalan kehidupan kita didunia ini diperkenan-Nya dan kita menikmati damai sejahtera dunia. Jangan menuhankan agama, karena setiap agama pasti mempunyai "catatan" negatif oleh oknum-oknum pemimpin/petingginya. Banyak yang berjabatan petinggi agama/pemimpin agama tapi prilakunya malah jauuuuhhhhh dari ajaran kitab sucinya bahkan menentang tanpa sadar. Tidak sedikit hamba Tuhan/hamba Allah berujung ke lapas/rutan atau paling tidak ke meja hijau karena pemuasan nafsu keserakahan dunia aka korupsi/cinta uang. Apa itu memuliakan Tuhan??

1 Timotius 4:16 Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

TUHAN, Allahmu, akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam segala pekerjaanmu, dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu, sebab TUHAN, Allahmu, akan bergirang kembali karena engkau dalam keberuntunganmu, seperti Ia bergirang karena nenek moyangmu dahulu-- apabila engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dengan berpegang pada perintah dan ketetapan-Nya, yang tertulis dalam kitab Taurat ini dan apabila engkau berbalik kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu. "

Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu  untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka." .... Ulangan 30:9,10,19,20
Inilah yang disebut "berbakti kepada nenek moyang", karena merekalah nenek moyang seluruh bangsa dan melalui janji Allah kepada mereka kita semua yang adalah keturunan mereka juga kena imbas mendapat hak menerima "warisan" janji-Nya, dan Allah adalah Tuhan segala bangsa.....imo

Indahnya janji Tuhan kalau kita diperkenan-Nya....


Monday, April 18, 2016

BANGSA ISRAEL BANGSA PILIHAN, BANGSA LAIN?


 Bangsa Israel adalah umat pilihan, itu bukan kata aku tapi kata Injil.
"Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya....Ulangan 7:6

"Aku akan menjemput kamu dari antara bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari semua negeri dan akan membawa kamu kembali ke tanahmu.... Yehezkiel 36:24

Allah tak pernah ingkar janji....Allah membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir, selama 40 tahun Allah sabar atas segala keluh kesah bangsa Israel dibawah pimpinan Musa.

Ulangan 8:2,4 : Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak......... Pakaianmu tidaklah menjadi buruk di tubuhmu dan kakimu tidaklah menjadi bengkak selama empat puluh tahun ini.... (Ini bukti Allah menyertai perjalanan mereka, bukan hanya pakaian yang tidak buruk, kaki tidak bengkak tapi Allah juga sediakan makan dan minum, tiang awan yang melindungi dari terik gurun disiang hari dan tiang api yang menerangi dan menghangatkan mereka dimalam hari). Kurang apa lagi? begitu kasihnya Allah kepada bangsa Israel. Allahpun telah nyatakan cara bagaimana agar Dia berkenan....ayat 6 Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia......

Bangsa Israel tahu dan merasakan langsung penyertaan Allah tapi bangsa Israel tidak bersyukur atas semua itu, berkeluh kesah dan memberontak, tidak hanya rakyat biasa bahkan Musa dan Harun juga(pelajaran.... walaupun Musa dipilih jadi pemimpin tapi Musa tidak diperkenankan masuk tanah Kanaan karena tidak taat pada Allah.... siapun bisa seperti Musa, jadi selalulah waspada)....

Ketidaktaatan Musa tertulis di Alkitab,
Bilangan 20:8-11 "Ambillah tongkatmu   itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu  supaya diberi airnya;  demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya."  Lalu Musa mengambil tongkat  itu dari hadapan  TUHAN, seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya.  Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan  jemaah itu di depan bukit batu   itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami(merasa kekuatan sendiri bukan kekuatan Allah) harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?" Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali(perintah Tuhan hanya "katakanlah"), maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum

Sebagai "upah" kedegilan Musa....Musa tidak diperkenankan masuk ketanah perjanjian, ...ayat 12 Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku  di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri  yang akan Kuberikan kepada mereka.

Kitab Amos juga mencatat, walaupun bangsa Israel adalah bangsa yang dikenal dan dikasihi Allah, tapi Allah tetap menghukum mereka tak kala mereka bersalah, sama seperti orang tua yang menghukum anak dalam rangka mendisiplinkan mereka, memberi pendidikan yang baik kepada anak mereka.
"Dengarlah firman ini, yang diucapkan TUHAN tentang kamu,  hai orang Israel, tentang segenap kaum   yang telah Kutuntun keluar dari tanah Mesir,  bunyinya:  "Hanya kamu yang Kukenal  dari segala kaum di muka bumi, sebab itu Aku akan menghukum  kamu karena segala kesalahanmu....Amos 3:1-2

Dalam kehidupan ini, kita bisa diibaratkan bangsa Israel yang sedang melakukan perjalanan di padang gurun, terbentang luas, tak ada tempat sembunyi, tak ada jalan pintas, satu-satunya jalan hanya bisa percaya dan sadar pada pimpinan Tuhan dengan taat dan setia melakukan perintah serta menjauhi larangan-Nya? ataukah kita merasa PD dengan kukuatan dan kekuasaan kita sendiri, seperti yang Musa lakukan?

Beda lagi dengan bangsa Filistin
1 Samuel 5:1-5  Sesudah orang Filistin merampas tabut Allah, maka mereka membawanya dari Eben-Haezer ke Asdod.  Orang Filistin mengambil tabut Allah itu, dibawanya masuk ke kuil Dagon dan diletakkannya di sisi Dagon.  Ketika orang-orang Asdod bangun pagi-pagi pada keesokan harinya, tampaklah Dagon terjatuh  dengan mukanya ke tanah di hadapan tabut TUHAN; lalu mereka mengambil Dagon dan mengembalikannya ke tempatnya. Tetapi ketika keesokan harinya mereka bangun pagi-pagi, tampaklah Dagon terjatuh dengan mukanya ke tanah di hadapan tabut TUHAN, tetapi kepala Dagon dan kedua belah tangannya terpenggal  dan terpelanting ke ambang pintu, hanya badan Dagon itu yang masih tinggal.  Itulah sebabnya para imam Dagon dan semua orang yang masuk ke dalam kuil Dagon tidak menginjak ambang pintu  rumah Dagon yang di Asdod, sampai hari ini




Mereka tahu bahwa Allah Israel ada dan berkuasa daripada allah Dagon mereka, tapi bukannya mereka berbalik menyembah Allah yang berkuasa, mereka malah focus pada kutuknya dan menjauhkan Allah yang nyata kuasanya.( 1 Samuel 5:7  Ketika dilihat orang-orang Asdod, bahwa demikian halnya, berkatalah mereka: "Tabut Allah Israel tidak boleh tinggal pada kita, sebab tangan-Nya keras melawan kita dan melawan Dagon, allah kita." ....(ayat 11: Sebab itu mereka memanggil berkumpul semua raja   kota orang Filistin itu dan berkata: "Antarkanlah tabut Allah Israel itu; biarlah itu kembali ke tempatnya, supaya jangan dimatikannya kita dan bangsa kita." Sebab di seluruh kota itu ada kegemparan maut; tangan Allah menekan orang-orang di sana dengan sangat berat:

 ...Dan masih berspekulasi atas kuasa Allah, 1 Samuel 6:7-9 Oleh sebab itu ambillah dan siapkanlah sebuah kereta baru dengan dua ekor lembu yang menyusui, yang belum pernah kena kuk,  pasanglah kedua lembu itu pada kereta, tetapi bawalah anak-anaknya kembali ke rumah, supaya jangan mengikutinya lagi.  Kemudian ambillah tabut TUHAN, muatkanlah itu ke atas kereta dan letakkanlah benda-benda emas, yang harus kamu bayar kepada-Nya sebagai tebusan salah, ke dalam suatu peti di sisinya. Dan biarkanlah tabut itu pergi.  Perhatikanlah: apabila tabut itu mengambil jalan ke daerahnya, ke Bet-Semes, maka Dialah itu yang telah mendatangkan malapetaka yang hebat ini kepada kita. Dan jika tidak, maka kita mengetahui, bahwa bukanlah tangan-Nya yang telah menimpa kita; kebetulan saja hal itu terjadi kepada kita." 
Baca lengkap 1 samuel 5, 6 dan 7. 

Kita bisa juga seperti Bangsa Filistin, sudah tahu menyembah yang salah, ada Allah yang lebih kuasa tapi tetap kukuh  bertahan pada yang salah, dengan alasan "sudah dari sononya, sudah tradisi, sudah nyaman"

PS
Tabut jaman dulu adalah gambaran kehadiran Tuhan ditengah umat-Nya,
jaman sekarang tabut adalah Tuhan Yesus sendiri, kematian Tuhan Yesus menggenapi nubuat tsb (baca Ibrani 9). Tabut yang asli sudah ada di surga (Wahyu 11:19    Maka terbukalah Bait Suci   Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya  di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh  dan gempa bumi dan hujan es lebat).

Allah telah berjanji memberi Roh Penolong bagi kita, biarkan Dia bertahta dihati kita, memimpin dan menyertaui kita selalu.
Yohanes 14:26  tetapi Penghibur,  yaitu Roh Kudus , yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu l kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Ibrani 8:10 "Maka inilah perjanjian  yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu," demikianlah firman Tuhan. "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati   mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

So...jaga dan pelihara akal budi dan hati nurani kita...jangan "gadaikan apalagi melenyapkan" hanya karena kuasa dan harta.




Sunday, February 21, 2016

LGBT -- "lagibete"

Hot topic ... LGBT;
In My Opinion
LGBT adalah fakta bin kenyataan yang memang ada dikehidupan sosial  sekarang ini, bagaimana kita menyikapinya itulah yang kita hadapi sekarang.

Saya setuju dengan pendapat pribadi Ev Priyanto saat persekutuan sabat kemarin:
Secara sosial kita punya etika dalam menjalin komunikasi dengan sesama manusia.... LGBT juga manusia - jadi, selama mereka masih dalam batas komunikasi wajar, kenapa kita harus mengacuhkan mereka? kita tetap bisa pegang etika berkomunikasi dengan mereka. Tapi adalah hak anda juga kalau anda menghindar.
Kalau kita dipakai Tuhan untuk memulihkan mereka(Tuhan maha mampu menjadikan), saat mereka menanyakan apa pendapat kita mengenai LGBT?, jangan takut memaparkan kebenaran! Karena kita beragama, pegangan kita adalah kitab suci dan kitab suci/Injil tidak membenarkan prilaku LGBT, 
* Allah menciptakan Adam dan Hawa (bukan Adam dan Ali kata Ahok atau Hawa dan Wati atau Adam menjadi Hawa)
* Adalah kekejian apabila lelaki bersetubuh dengan lelaki ; firman-Nya: Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian - Imamat 18:23, siapa tahu mereka bisa dipulihkan-Nya.


* Kalau sampai ada (organisasi) bait Allah(yang seharusnya berpegang teguh pada kebenaran kitab suci tapi berpaling merestui LGBT karena alasan prikemanusiaan), sebaiknya kita yang diberi-Nya nurani dan logika segera "uji" apakah bait Allah tsb masih layak kita datangi untuk bersekutu memuji dan bersyukur pada Allah? Jangan jangan itu adalah kesia -siaan ibadah kita seperti yang tertulis di Markus  7:6-8 Jawab-Nya kepada mereka:"Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku . Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.  Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."

Walau kita tidak berhak menghakimi salah/sesat, karena firman-Nya menulis : Matius 7:1 "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. tapi tertulis juga di Matius  7:15-16 "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu  yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala  yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka, Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?  

Jadi hendaknya kita jangan terjebak penampilan/bungkus dan ritual agamis berprikemanusiaan yang terlihat. Lihat dan amati, apakah prilaku dan perbuatan sesuai dengan perkenanan-Nya.

Matius 7:21-23 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan , bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?  Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Semoga Roh Kudus senantiasa beserta kita dalam mendidik, membesarkan, mengarahkan jalan hidup anak cucu kita menghadapi tanda-tanda akhir jaman dan kita dibimbing-Nya sampai akhir sehingga kita layak menerima janji-Nya, keselamatan kekal. Amin


Monday, February 01, 2016

Fundamentalis, Radikal, Militan, Fanatik

 

Fundamentalis, Radikal, Militan, Fanatik......membacanya saja bisa menimbulkan aura negatif bukan? Apalagi mendengar/membaca berita-berita akhir-akhir ini, kata-kata diatas selalu dikaitkan dengan kekerasan. Karena terlalu fanatik ......masuk aliran radikal  ........ menjadi kaum fundamentalis yang militan...tambah ngeri lagi .....
Padahal menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:
          Fundamentalis adalah penganut gerakan keagamaan yang bersifat kolot dan reaksioner yang selalu merasa perlu kembali ke ajaran agama yang asli seperti yang tersurat di dalam kitab suci
          Radikal adalah secara mendasar (sampai kepada hal yang prinsip),
          Militan adalah bersemangat tinggi; penuh gairah; berhaluan keras
          Fanatik adalah  teramat kuat kepercayaan (keyakinan) terhadap ajaran.

Sebagai umat/jemaat suatu agama kita memang seharusnya
          * Fanatik, kuat memegang ajaran agama kita;
          * Militan, bersemangat tinggi terhadap ajaran agama kita dan penuh gairah memahami/menggali inti ajaran agama agar kita mengetahui dan dapat berjalan di "jalan" yang diperkenan-Nya; kita juga harus  
          * Radikal, memahami ajaran agama kita secara mendasar, berfondasi kuat dan
          * Fundamentalis, tentu  kita ingin pemuka-pemuka agama kita memegang teguh ajaran yang sesuai Kitab Suci atas ajaran yang disampaikannya kepada kita. Kalau mereka melencengkan ajaran Kitab Suci, masa kita diam saja menerima? Jadi orang buta menuntun orang buta dong....:)  

Semuanya kata-kata seram tersebut adalah okay-okay saja .... asal......Pemahaman kita akan TUHAN ...BENAR! bukan seadanya atau asal-asalan.

Tuhan kita itu bersifat aktif, Tuhan kita hidup .....TIDAK pasif/mati
Tuhan kita MAHA KUASA, MAHA MAMPU.....TIDAk perlu pertolongan/pembelaan kita. Siapakah kita yang merasa dan mau menjadi pembela Allah?
Kita, manusia.... mau percaya atau tidak percaya, bahkan kalaupun seluruh dunia tidak percaya dan tidak menyembah DIA, TUHAN tetap TUHAN, dengan ke Maha Kuasaan-Nya, DIA yang membela kita... bukan sebaliknya! Kita yang perlu TUHAN, bukan TUHAN yang perlu kita.......

Yohanes 15:16  Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu...

Sebagai seorang fanatik, militan dan fundamentalis dan radikal (maunya :) .... kita memang wajib memberitakan kebenaran-Nya (Firman-Nya: Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah  mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,  dan ajarlah  mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu  senantiasa sampai kepada akhir zaman. "...Matius 28:19-20 ..... tapi tidak harus gontok-gontokan,  memaksa bahkan membunuh yang tidak mau percaya!...ingat , TUHAN yang memilih siapa yang diperkenan-Nya! bukan kita yang memilih DIA, apalagi kita memaksa orang percaya kepada kita...siapakah kita??????

Fanatik TIDAK SAMA dengan Intoleransi
Fanatik itu HARUS! karena itu berkaitan dengan hubungan personal kita sebagai ciptaan kepada Penciptanya.

Toleransi yang diwajibkan adalah toleransi ANTAR UMAT beragama, bukan toleransi agama/kepercayaan....kalau toleransi dilakukan antar agama/kepercayaan...itu terlarang! jadilah itu ajaran sesat....mengambil apa yang disukai dan membuang apa yang membuat hidupnya terkekang, bahkan menjadikan dirinya wali Tuhan/nabi/rasul demi pemuasan nafsu, kesenangan dia.

Kemuliaan hanya bagi Dia, Tuhan yang empunya dunia dan isinya, termasuk kita.....
Terinspirasi dari kotbah Pdt Misael Liao.




Friday, January 29, 2016

10 perintah Allah berbagai versi.

Kebetulan "melanglang buana" di dunia maya, ternyata 10 perintah Allah juga ada di agama Islam, disebut 10 hukum taurat Musa


10 HUKUM TAURAT NABI MUSA AS YANG TERTULIS DALAM AL QURAN

1. TIADA TUHAN SELAIN ADA ALLAH
Dialah Allah Yang Tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (QS. Al-hasyr: 23)

2. JANGAN MENYEMBAH BERHALA
Qs.Al-Baqarah 22. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah[1], padahal kamu mengetahui.

3. JANGAN MEMPERSEKUTUKAN TUHAN
Qs. An-nisaa 116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. 


4. KUDUSKAN HARI SABAT
Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli[2]. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. 
(QS. Al Jumu’ah: 9)

NAMA HARI DALAM BAHASA ARAB BESERTA ARTINYA
Nama Hari
Arab
Arti
Minggu
Ahad
Satu/Kesatu
Senin
Isnain
Dua/Kedua
Selasa
Tsalasa
Tiga/Ketiga
Rabu
Arbaa
Empat/Keempat
Kamis
Khamsa
Lima/Kelima
Jum'at
Jumu'ah
Ramai/Berkumpul/Berjama'ah
Sabtu
Sabbat
Berhenti/Terakhir


5. HORMATI ORANG TUAMU
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia[3].(QS. Al-Israa’: 23).

6. JANGAN MEMBUNUH
Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu'min dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya. (QS. An-Nisa:93)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu[4]; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. (QS. An-Nisaa:29)

7. JANGAN BERZINAH
Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin[5]. (QS. An-Nuur: 3)

8. JANGAN MENCURI
Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Al-Maa’idah: 38)

9. JANGAN BERSUMPAH PALSU (BERSAKSI DUSTA)
Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah (mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpah itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.(QS. An Nahl : 91)
Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.  Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS. Al-Maa’idah : 8)

10. JANGAN MENGINGINI MILIK ORANG LAIN
Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma'ruf[7], (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Baqarah:180)
Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu[8]. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu, adalah dosa yang besar. (Qs. An Nisaa’: 2).

Pandangan Protestan - sumber Wikipedia, dengan penambahan dari penulis

Bagian pertama sampai keempat mengatur tentang hubungan manusia dengan Tuhan,("Kasihilah Tuhan, Allahmu , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu, dengan taat melakukan 4 hukum pertama) sedangkan perintah kelima sampai kesepuluh mengatur hubungan manusia dengan sesama.( Kasihilah sesamamu manusia  seperti dirimu sendiri, dengan melakukan 6 perintah sisanya)
1.   Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku
2.   Jangan membuat patung untuk disembah
3.   Jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan
4.   Ingat dan kuduskanlah hari Sabat
5.   Hormatilah Orang tua mu
6.   Jangan membunuh
7.   Jangan berzinah
8.   Jangan mencuri
9.   Jangan berdusta
10.   Jangan mengingini milik orang lain.

Hukum kasih:
Matius  22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. 22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia  seperti dirimu sendiri,  22:40 Pada kedua hukum inilah  tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Versi  Katholik - sumber Wikipedia
Teks resmi Sepuluh Perintah Allah untuk Gereja Katolik adalah sebagai berikut:[1]
1.   Akulah Tuhan, Allahmu, Jangan menyembah berhala, berbaktilah kepada-Ku saja, dan cintailah Aku lebih dari segala sesuatu.
2.   Jangan menyebut Nama Tuhan Allahmu dengan tidak hormat.
3.   Kuduskanlah hari Tuhan.
4.   Hormatilah ibu-bapamu.
5.   Jangan membunuh.
6.   Jangan berzinah.
7.   Jangan mencuri.
8.   Jangan bersaksi dusta tentang sesamamu.
9.   Jangan mengingini istri sesamamu.
10.    Jangan mengingini milik sesamamu secara tidak adil.


Alkitab/Injil menulis: 
Keluaran 20:1-17
1. Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:
2. "Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
3. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
4. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
5.Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
6. tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.
7. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.
8. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:
9. enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,
10. tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
11. Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.
12. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.
13. Jangan membunuh.
14. Jangan berzinah.
15. Jangan mencuri.
16. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
17. Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu."