Wednesday, December 11, 2013

Natal bagi Gereja Yesus Sejati


Kenapa Gereja Yesus Sejati TIDAK merayakan NATAL padahal orang-orang kristen seluruh dunia merayakannya pada setiap 25 Desember?
Gereja Yesus Sejati mengakui dan percaya akan NATAL/KELAHIRAN Kristus Yesus tapi Gereja Yesus Sejati tidak merayakannya, karena:
Sebagai umat kristen kita mengimani Alkitab/Injil adalah firmanNya, yang menjadi dasar patokan kita dalam berprilaku menjalani kehidupan didunia ini.
Didalam Alkitab tidak ada satu ayatpun menyinggung tanggal lahir Yesus, tidak ada satupun perintah yang tertulis di alkitab untuk memperingati hari lahirnya; yang ada perintah untuk memperingati kematiannya,seperti yang tertulis di

I Korintus 11: 24 dan 25
24 dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya(SEKETUL roti yg tidak beragi) dan berkata:"Inilah tubuhKu,yang diserahkan bagi kamu;PERBUATLAH ini menjadi PERINGATAN akan Aku!"
25 Demikian juga Ia mengambil cawan,sesudah makan,lalu berkata:"Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimateraikan oleh darahKu:PERBUATLAH ini,setiap kali kamu meminumnya,menjadi PERINGATAN akan Aku.

Ke empat penulis kitab Injil(Matius ,Lukas,Markus dan Yohanes) sama sekali tidak pernah menulis tentang tanggal lahir Yesus .Namun ke empatnya mencatat secara sistematis proses kematian Tuhan Yesus, dari ditangkap, disidang, disiksa, disalibkan, mati, dikubur dan bangkit dari kematian pada hari ketiga.Mengapa?

KARENA KEMATIAN DAN KEBANGKITAN TUHAN YESUS ADALAH PUNCAK DARI SEGALA RENCANA PENYELAMATANNYA. Dan secara khusus Yesus memerintahkan semua pengikutNya untuk memperingati kematianNya,bukan kelahiranNya.

Yesus adalah Allah yang kekal, Ia MENJADI manusia untuk menyelamatkan manusia dari dosa asal dengan tumpahan darah-Nya yang suci karena Ia lahir oleh Roh Kudus, bukan anak karena sperma dan sel telur manusia -- ini diakui oleh 3 agama samawi( Kristen, Islam dan Yahudi), dan supaya apa yang diperbuat-Nya bisa menjadi teladan dan mampu dilakukan kita manusia.(Ibrani 4:5 Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.)
Ada ilustrasi yang pas mengenai Allah menjadi manusia seperti kita, baca disini 

Yesus Kristus sudah ada sebelum Ia datang kedunia ( Yohanes 1:1-18).
Sebagai Allah yang kekal,apakah Yesus memerlukan tanggal lahir yang akan membuatNya sama seperti manusia fana umumnya?

Ulangan 4:2 janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya,dengan demikian kamu BERPEGANG PADA PERINTAH TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.

Ulangan 12:32 Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia,janganlah engkau menambahinya atau menguranginya

Kalau ayat-ayat tersebut terdapat pada perjanjian lama,maka mari kita renungkan ayat penutup keseluruh Alkitab yang kita imani sebagai firmanNya

Wahyu 22 : 18-19
18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dalam kitab ini:Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini,maka Allah akan MENAMBAHKAN KEPADANYA MALAPETAKA-MALAPETAKA yang tertulis didalam kitab ini

19 dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini,maka Allah akan MENGAMBIL BAGIANNYA dari pohon kehidupan dan dari kota kudus,seperti yang tertulis didalam kitab ini.

Dan jangan sampai juga kita menjadi "penggenap" firman-Nya di Markus 7: 6-9  Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini MEMULIAKAN AKU DENGAN BIBIRNYA, PADAHAL HATINYA JAUH DARI PADA-KU. PERCUMA mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia. "  YESUS BERKATA  pula kepada mereka: "Sungguh pandai kamu MENGESAMPINGKAN PERINTAH ALLAH, SUPAYA KAMU DAPAT MEMELIHARA ADAT ISTIADATMU  SENDIRI.

Jadi, mana yang kita pilih....Adat istiadat/tradisi/kebiasaan yang dilakukan oleh orang banyak? atau bertahan pada firman-Nya walau dipandang "aneh" oleh orang kebanyakan?.

Hidup adalah pilihan dan keselamatan adalah tanggungjawab masing-masing pribadi.

Haleluya ... 

PS
Penulis hanya me rewind apa yang diterima, berlandaskan alkitab.
Jauhhh dari merasa paling benar tapi hanya menunaikan "tugas", memberitakan Injil-Nya.
Hidup adalah pilihan....Penghakiman hanya milik DIA.



Monday, December 09, 2013

Dosa; manusiawi dan yang membawa maut.

Manusia tak pernah luput dari dosa (1 Yohanes 1:8-9 Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita)

Ada 2 jenis dosa; yang tidak membawa maut dan yang membawa maut
(1 Yohanes 5 : 16,17 Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa. Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.)

Salah satu dosa yang mendatangkan maut ,contohnya:
Zinah jasmani/raga: Adalah perintah Tuhan: Jangan berzinah!(Keluaran 20:14), tapi apabila kita yang sudah mempunyai pasangan hidup(menikah), masih berniat lalu melakukan selingkuh dengan orang lain apalagi pasangan orang lain(sudah berzinah, di+ lagi menginginkan yang dipunyai sesamamu(Keluaran 20:17) -- itu menunjukkan adanya SUATU PEMBERONTAKAN YANG SENGAJA TERHADAP ALLAH DAN FIRMAN-NYA, yang mengakibatkan kematian rohani dan pemisahan dari hidup Allah.

Zinah rohani: Untuk itu setiap orang yang mengaku percaya kepada Tuhan namun melakukan perbuatan menduakan Tuhan(ada kekuatan lain yang lebih ditakuti daripada Tuhan) , mereka sedang BERZINAH SECARA ROHANI.

1 Yoh 5:21 Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

Firman penutup
1 Yohanes 5:20  Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.

Semoga Roh Kudus selalu tinggal dihati kita, sebagai Roh Penolong kita yang menuntun kita untuk tetap setia dan taat akan perintah dan larangan-Nya

Yohanes 14:15  Yesus: "JIKALAU KAMU MENGASIHI AKU, KAMU AKAN MENURUTI SEGALA PERINTAH-KU. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.



Tuesday, December 03, 2013

Bersyukur dan bersyukur...

Kotbah Pdt Dede I Godjali pada saat berkunjung ke Banjarmasin lagi menghadiri pemberkatan Phan-Phan dan Sisca,
Yeremia 25:10  Aku akan melenyapkan dari antara mereka suara kegirangan dan suara sukacita, suara pengantin laki-laki dan pengantin perempuan, bunyi batu kilangan dan cahaya pelita.....Firman Tuhan ini disampaikan oleh nabi Yeremia kepada segenap kaum Yehuda dan kepada segenap penduduk Yerusalem, ketika Kaum Yehuda akan dibuang ke Babel karena tidak mau mendengarkan dan memperhatikan firman Tuhan yang disampaikan terus menerus oleh hamba-Nya/para Nabi
"Kata mereka: Bertobatlah masing-masing kamu dari tingkah langkahmu yang jahat dan dari perbuatan-perbuatanmu yang jahat; maka kamu akan tetap diam di tanah yang diberikan TUHAN kepadamu dan kepada nenek moyangmu, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.
juga janganlah kamu mengikuti allah lain untuk beribadah dan sujud menyembah kepadanya; janganlah kamu menimbulkan sakit hati-Ku dengan buatan tanganmu, supaya jangan Aku mendatangkan malapetaka kepadamu.(Yeremia 25:5-6)

Apakah yang tersirat dari "suara kegirangan dan suara sukacita, suara pengantin laki-laki dan pengantin perempuan, bunyi batu kilangan dan cahaya pelita"?
...suara kegirangan dan suara sukacita,... Walau hidup kita turun naik, sukacita karena bersandar dalam Dia tetap kita punyai, tidak putus asa kala masalah mendera(tetap kuat karena yakin Dia selalu memberi yang terbaik/ ada hikmah dibalik masalah) dan mengucap syukur kala kita dipercayai-Nya dengan berkah yang besar. 
...suara pengantin laki-laki dan perempuan", ...banyak hal yang bisa menyebabkan tidak terdengarnya suara pengantin laki-laki dan wanita(Pernikahan)...ketika bencana nasional/global melanda dan juga karena faktor internal orang-tua, misal kecerewetan  orang-tua dalam menerima calon pasangan anak-anak kita, selalu merasa tidak cocok dengan calon yang dibawa/diperkenalkan anak-anak kita.
...bunyi batu kilangan dan cahaya pelita".....Batu kilangan akan berbunyi ketika mengolah/memproduksi minyak zaitun dan air buah anggur; cahaya pelita akan tetap memancarkan sinar sampai malam karena tetap bekerja menghitung pendapatan produksi dari batu kilangan, artinya usaha yang kita kerjakan memberikan hasil yang manis/menguntungkan.

Bagaimana supaya suara-suara tersebut tidak hilang/lenyap?

Yosua 1:8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.


Kotbah Pdt Nathan Dermawan pada saat syukuran Matthew Wenas

Didik anak-anak kita melalui : Teladan; Perkataan/nasehat; Disiplin dan terakhir bawa/arahkan jalan anak-anak kita di jalan Tuhan.
Kebanggaan orang-tua yang sejati adalah ketika anak-anak kita:
Berprestasi atau paling tidak mereka tidak mempunyai masalah dalam menempuh pendidikan; Berkarakter bagus/tidak membuat malu orang-tua; Hidup dalam takut dan hormat akan Tuhan ; melakukan pelayanan dan menghantar anak-anak kita ke altar-Nya/perkawinan seiman!.

Untuk semua itu... Gunawan dan aku sungguh sangat bersyukur, 

Kami telah menghantar anak-anak kedepan altar-Nya,
dan anak-anak kami telah juga mempunyai "ladang dan sumur" mereka masing-masing dan mereka tetap membantu mengelola "ladang dan sumur" kami dalam menikmati masa-masa senior kami setelah "mencangkul dan menimba" selama ini.
Terima kasih Tuhan atas segala yang kami terima dan mampukan kami untuk tetap setia dan taat sampai finish kami kelak...Amin


Friday, November 15, 2013

Pembantu, Penitipan anak dan Penjaga rumah

Hari ini banjir broadcast bbm tentang dilema orang berusia diatas 50 tahun.
Sisa umur yang semakin pendek, bijaksana terhadap diri sendiri dan anak-anak karena harta dan kekayaan orang tua, otomatis untuk dinikmati anak-anak tapi harta dan kekayaan anak pasti BUKAN untuk dinikmati orang tua(katanya) --- Puji Tuhan kami (Gunawan dan saya) TIDAK merasa perlu merasa dan menyesali rasa demikian, semua berjalan sebagaimana mestinya.

Diujung broadcast an tersebut ada penggambaran kondisi yang menyedihkan, orang-tua siap-siap menjadi PEMBANTU, PENITIPAN ANAK dan PENUNGGU RUMAH(kaya sinetron horor aja lagi .... ).
Ketiga kondisi dan status diatas sepertinya sesuatu yang menakutkan dan hina, tapi coba kita berpikir positif(sesuai dengan yang selalu disarankan Pdt Nathan D saat menyampaikan firman);
* Menjadi "PEMBANTU" -- artinya anak-anak kita masih memerlukan BANTUAN kita, keberadaan kita(tenaga dan pikiran) masih mereka perlukan, mereka memang "canggih" di ilmu tapi kita para orang tua "canggih" di pengalaman hidup.
* Menjadi "PENITIPAN ANAK" -- artinya mereka ingin agar anak-anak mereka menerima didikan sebagaimana mereka menerima didikan dari kita. Kita telah menunaikan tugas kita sebagai orangtua mereka, menyangui ilmu dan menghantar mereka ke rimba kehidupan yang real, kalau mereka berhasil tentunya kita punya handil dalam kesuksesan mereka melalui  kasih, disiplin dan doa kita selama ini bukan?
* Menjadi 'PENUNGGU RUMAH" -- faktanya, kita memang sudah kurang tenaga dan nafsu untuk berkeliaran mengukur jalanan, mengunjungi mall dan cafe lagi bukan? Menikmati hobby, beraktifitas ditempat yang tidak asing, berada disekitaran orang-orang terkasih adalah suatu yang patut disyukuri.

Sudah saatnya juga kita menabung untuk sangu kita saat kita dipanggil-Nya pulang (umur semakin pendek--kita tidak tahu kapan kita berpulang).
Mengenal lebih dekat Sang Pencipta kita, MEMAHAMI apa yang menjadi kehendak-Nya agar kita diperkenan-Nya menerima janji-Nya, KESELAMATAN KEKAL!
Firman-Nya:  Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang MELAKUKAN kehendak Bapa-Ku yang di sorga.(Matius 7:21)


Yuk kita rajin bersekutu bersama saudara seiman, selain mendengar, memahami firman yang disampaikan, berusaha memahami kehendak Allah agar kita mampu melakukannya. Kita juga bisa saling membantu, mengingatkan dan mendoakan. Jangan lupa juga untuk memohon pertolongan Roh Kudus agar kita dimampukan untuk tetap SETIA dan TAAT sampai garis akhir kita.
Semoga kita para GOBANer/GOCAPer(ortu diatas goban tahun) mendapat berkat untuk menikmati sisa perjalanan hidup dengan kesehatan dan damai sejahtera dari Tuhan kita Yesus Kristus.
Happy Sabbath Day



Walau kita tidak berkorban seperti Yesus mengorbankan diri-Nya untuk keselamatan kita umat manusia. Sebagai orang tua, (rasanya) cukup besar pengorbanan kita dalam membesarkan, medidik dan menghantar anak-anak kita/permata hati/buah cinta kasih kita sampai mereka meraih kesuksesan dan kita menjadi renta :)  IMANUEL!





Monday, November 04, 2013

Terima kasih Tuhan.

Pada pemberkatan Samuel + Vera di Bali ada yang berkesan, firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt Christian Suryanto.
Kejadian 2:24   Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu  dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. 
Meninggalkan ayahnya dan ibunya bukan secara pisik keluar dari rumah orang-tua yang memberi naungan, melainkan meninggalkan STATUS selama ini sebagai anak mama dan papa, tidak boleh lagi serba Pa dan Ma, harus bisa memecahkan masalah kehidupan secara mandiri. Jangan pernah sampai terjadi Samuel mengadukan hal-hal negatif Vera kepada papa mama Samuel atau sebaliknya, Vera mengadukan hal-hal negatif Samuel kepada papa mama Vera; karena itu bisa berefek sangat fatal!! Papa mama sebagai orang luar pasti akan teringat selalu dengan apa yang dilaporkan sementara itu kalian(Samuel dan Vera) tetap tidur sekamar, seranjang.

Selain itu, kedua mempelai juga harus menyadari, dalam menjalani kehidupan ini semua memerlukan biaya, bukan lagi free(hanya tahu uang jajan dari orang tua) -- selain biaya makan, jajan, bensin, pulsa,shopping, ada juga biaya PLN, ada biaya PDAM, ada biaya sampah, keamanan lingkungan.

Sayapun intropeksi diri, sebagai orang tua yang meminta anaknya ngumpul dalam satu rumah, salahkah tindakan saya?
Puji Tuhan, sampai hari ini Indra, Jeanne, Michael dan kami, menjalani kehidupan anak-mertua-mantu-cucu dengan sangat okay...Sungguh suatu anugrah yang luar biasa yang kami terima dari Dia.
Alasan kami(ortu) meminta Indra supaya mau ngumpul sesudah merried juga simple....mereka telah jauh dari kami semenjak high-school sampai dengan magang kerja di benua orang, kurleb 8 tahunan. Syukur Indra tidak berkeberatan.
Dan selama 3(tiga) tahun pernikahan mereka, kami mempunyai hubungan simbiosis mutualisme:
Kita bisa saling ganti dan bantu urusan rumah tangga dan bisnis andai salah satu dari kami keluar kota.
dan yang terpenting menurut kami, 5(lima) tahun pertama perkawinan adalah masa-masa focus mereka MEMBANGUN FONDASI RUMAH TANGGA mereka; mendirikan bisnis mereka dan mendidik dini anak-anak mereka. Orang tua tidakada salahnya mensupport mereka dengan tenaga dan dana selagi diberi kesehatan dan kemampuan. Suatu hari nanti mereka PASTI akan berdiri dengan kokoh dan mantap dan orangtua tinggal memandang dikejauhan, duduk nyandar di kursi sofa dengan juice, oatmeal dan vitamin+obat-obatan di meja samping...+ bbm/chatting dengan kawan-kawan dan saudara seiman dan iphone supaya bisa face-time dengan mereka dan para cucu.

Berterimakasih sungguh kepada Tuhan Yesus, kami telah:
* Menyelesaikan tugas menyekolahkan anak-anak.
* Menghantar mereka ke altar-Nya (Thank you untuk Jeanne dan Rollick yang bersedia seiman dengan kami).
* Menyaksikan mereka mandiri mengelola "ladang+sumur" masing-masing.
Dengan penyertaan dan pimpinan Tuhan, semoga kalian kelak akan merasakan apa yang kami rasakan terhadap kalian atas anak-anak kalian.
Tetaplah takut dan hormat akan Tuhan, Dia akan lapangkan setiap langkah dan jalan yang kalian tempuh dalam kehidupan ini.
Imanuel.

Thursday, October 10, 2013

Yesus adalah Tuhan, Allah kita yang Esa

"Yesus adalah guru dan pemimpin saya. Tetapi Tuhan, Bapa, adalah cahaya dan Sang Pencipta. Itulah yang saya yakini. Apakah menurut Anda keyakinan kita jauh berbeda?" tanya Paus kepada Scalfari...ini kutipan dari http://internasional.kompas.com/read/2013/10/08/2338024/Paus.Fransiskus.Saya.Percaya.Tuhan.tetapi.Bukan.Tuhan.Katolik 

In My Opinion...Pernyataan tersebut menimbulkan persepsi sepertinya Tuhan dan Yesus adalah 2(dua) pribadi padahal selama ini secara logika dasar saja, saya yakin bahwa kita sebagai pengikut Yesus mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan Sang Pencipta kita(juga alam semesta) adalah Allah yang Esa dan Maha Kuasa.

Tidak ada yang salah dengan pernyataan Paus Fransiskus, Yesus adalah Guru dan Pemimpin kita tapi Yesus juga adalah Tuhan, Sang Pencipta, dan Bapa kita yang mulia; Alkitab menerangkan :

Tuhan adalah Esa! -- Ulangan 6:4  Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

Yesus Kristus adalah Allah Tuhan -- Efesus 1:17 dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. 

Allah adalah Roh yang tidak dapat dilihat -- Yohanes 4:24  Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.

Yesus adalah Allah yang menyatakan diri dalam rupa manusia (menjadi perantara Allah kepada manusia) -- 1 Timotius 3:16  Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan."

Yesus adalah Firman yang menjadi manusia -- Yohanes 1:1,14  Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Yesus dan Bapa adalah SATU -- Yohanes 1:30  Aku dan Bapa adalah satu."

Ps
3 agama Samawi, Kristen, Islam dan Yahudi ,mengakui bahwa Nabi Isa(Yesus) adalah bukan manusia biasa yang lahir dari hubungan suami istri melainkan manusia yang lahir dari Roh Kudus.
Injil menulis, darahnya yang kudus diperlukan sebagai penebus(korban) dosa seluruh umat manusia. 

Thursday, September 19, 2013

INJIL menulis.....

Mengikuti berita-berita di TV akhir-akhir ini, dimana masalah kekerasan merajalela bahkan dilakukan atau paling tidak di dukung oleh yang katanya "oknum" TNI yang seharusnya dan sewajarnya memberi rasa aman kepada rakyat, ketika pagi tadi terdorong membaca Kitab Roma...ini adalah "ramuan" nuraniku akan firman-Nya:

Roma 1:21 sebab sekalipun mereka mengenal Allah, MEREKA TIDAK MEMULIAKAN DIA SEBAGAI ALLAH atau MENGUCAP SYUKUR KEPADA-NYA. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.
Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka ALLAH MENYERAHKAN MEREKA KEPADA PIKIRAN-PIKIRAN YANG TERKUTUK, SEHINGGA MEREKA MELAKUKAN APA YANG TIDAK PANTAS: penuh dengan rupa-rupa KELALIMAN, KEJAHATAN, KESERAKAHAN dan KEBUSUKAN, penuh dengan DENGKI, PEMBUNUHAN, PERSELISIHAN, TIPU MUSLIHAT dan KEFASIKAN. Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, PANDAI DALAM KEJAHATAN, tidak taat kepada orang tua, tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, TIDAK MENGENAL BELAS KASIHAN. Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, MEREKA BUKAN SAJA MELAKUKANNYA SENDIRI, TETAPI MEREKA JUGA SETUJU DENGAN MEREKA YANG MELAKUKANNYA. (Roma 1:28-32)

Injil telah menulisnya beribu tahun yang lalu.

Semoga kita dimampukan-Nya untuk tetap setia dan taat pada Injil, sampai garis akhir kemana kita pasti menuju, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.(Roma 1:16)
Tetapi Injil harus diberitakan dahulu KEPADA SEMUA BANGSA.(Markus 13:10)
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil KEPADA SEGALA MAKHLUK. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.(Markus 16:15-16)
Markus 1:15 kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. BERTOBATLAH DAN PERCAYALAH KEPADA INJIL!"


Mari, kita doakan para pemimpin dan pengelola negeri ini agar hati mereka kembali dibukakan Tuhan akan kebenaran-Nya dan kembali kepada hati nurani yang murni yang diperkenan-Nya, mempunyai rasa simpati, empati dan bertanggungjawab atas amanah yang kita percayakan kepada mereka.

ps: Ini tafsirku, tafsir anda bisa berbeda....:)
Kemuliaan-Nya lah yang utama.

Thursday, August 29, 2013

Inspirasi Menuju Kekayaan yang Sebenarnya!


http://www.instablogsimages.com/1/2011/12/02/1322825922_0.jpg

Dia adalah orang terkaya ketiga di dunia tahun

Berikut ini adalah nasihatnya untuk orang-orang yang masih muda:

* Hindarilah kartu kredit dan BERINVESTASILAH UNTUK DIRI ANDA SENDIRI dan ingat :

* Uang tidak menciptakan orang tetapi oranglah yang menciptakan uang.

* HIDUPLAH SECARA SEDERHANA.(
Ia masih hidup di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yang ia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu. Pesan: JANGAN MEMBELI APA YANG TIDAK DIBUTUHKAN, [DON'T BUY MORE THAN WHAT YOU "REALLY NEED")

* Jangan lakukan apa yang orang lain katakan, dengarkanlah mereka, namun lakukan apa yang menurut Anda baik (Don't try to show off, just be yourself and do what you enjoy doing]

* Jangan memaksakan diri untuk memiliki barang-barang bermerk, pakailah apa yang sekiranya nyaman bagi Anda.

* Jangan memboroskan uang Anda untuk hal-hal yang tidak diperlukan (
Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia.
Pesan: BERHEMATLAH (Always think how you can accomplish things economically), gunakanlah uang untuk membantu mereka yang kekurangan- membalas kasih Tuhan yang telah kita terima(imo)

* Biar bagaimana pun orang lain tetap tidak dapat mengatur hidup Anda sendiri. Andalah yang mengendalikan hidup Anda sepenuhnya.

Diringkas supaya gampang di ingat :).....Semoga bermanfaat...Jia You



Friday, August 23, 2013

Peres Uza.. Tuhan tak butuh bantuan ciptaan-Nya.


Dalam 2Samuel 6: 1-10 menceritakan bagaimana saat perjalanan memindahkan Tabut Allah ke Yerusalem, Uza membangkitkan murka Allah bahkan dibunuh Allah ditempat karena "keteledoran"nya memegang Tabut Allah saat lembu-lembu yang menarik kereta tergelincir.( 2 Sam 6:6-7 ......., maka Uza mengulurkan tangannya kepada tabut Allah itu, lalu memegangnya, karena lembu-lembu itu tergelincir. Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Uza, lalu Allah membunuh dia di sana karena keteledorannya itu; ia mati di sana dekat tabut Allah itu.

Ibrani 9:4, isi Tabut Allah adalah 2 loh batu yang berisi 10 perintah Allah(Kel 25:16); Buli-buli yang berisi Manna(Kel 16:33-34) dan Tongkat Harun yang dulunya pernah bertunas, yang dirincikan dalam Yohanes 14:6 sebagai "JALAN" , "KEBENARAN" dan "HIDUP"....yang adalah YESUS sendiri.
Jadi apa yang Uza pikir telah berbuat baik(memegang Tabut Allah yang mau jatuh), itu adalah sesuatu yang salah! TUHAN kok ditolong, TUHAN tidak perlu "bantuan" ciptaan-NYA)

Setelah kejadian tsb Daud menjadi marah dan takut untuk membawa Tabut Allah ke Kota Daud lalu menyimpannya di rumah Obed-Edom, orang Gat.
Tapi akhirnya Daud sadar bahwa pada saat itu ia telah menyimpang dari ketentuan yang Allah tentukan:
Tabut Allah harusnya di USUNG oleh orang-orang Lewi yang telah menguduskan diri


(1 Tawarikh 15: 2:  Ketika itu berkatalah Daud: "Janganlah ada yang mengangkat tabut Allah selain dari orang Lewi, sebab merekalah yang dipilih TUHAN untuk mengangkat tabut TUHAN dan untuk menyelenggarakannya sampai selama-lamanya."...
13: Sebab oleh karena pada pertama kali kamu tidak hadir, maka TUHAN, Allah kita, telah menyambar di tengah-tengah kita, sebab kita tidak meminta petunjuk-Nya; 
14:Jadi para imam dan orang-orang Lewi menguduskan dirinya untuk mengangkut tabut TUHAN, Allah Israel, Kemudian bani Lewi mengangkat tabut Allah itu dengan gandar pengusung di atas bahu mereka, seperti yang diperintahkan Musa, sesuai dengan firman TUHAN....., bukan seperti yang pertama, diangkut pakai kereta setelah berunding dengan para pemimpin pasukan (1 Tawarikh 13:1 Daud berunding dengan pemimpin-pemimpin pasukan seribu dan pasukan seratus dan dengan semua pemuka. 7: Mereka menaikkan tabut Allah itu ke dalam kereta yang baru dari rumah Abinadab, sedang Uza dan Ahyo mengantarkan kereta itu.)

Pelajaran iman:
Jangan pernah meremehkan apa perintah dan teladan Tuhan Yesus, Allah kita yang menjelma menjadi manusia... DIA menjadi manusia justru untuk memberi teladan bahwa apa yang diperintahkan-NYA pasti mampu dilakukan oleh manusia kita yang DIA ciptakan. Jadi ..JANGAN pernah berpikir mengubah teladan ajaran-NYA dengan alasan DEMI KEPRAKTISAN.

Sebagai penutup dan semoga jadi penguatan bagi kita semua:
Ibrani 4:14-15  Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita, Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

Happy Sabbath Day...Tuhan berkati.

Tuesday, August 13, 2013

Blog Post by Millionaire termuda Singapura, Adam Khoo

Saya berusaha untuk menterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan bantuan om Google dan edit sebatas kemampuan saya, semoga bermanfaat....

 Beberapa dari anda mungkin sudah tahu bahwa saya berkeliling negara cukup sering, harus mengunjungi dan melakukan seminar di kantor saya di Malaysia, Indonesia, Thailand dan Suzhou (Cina). Hampir setiap minggu di bandara, jadi saya bisa bertemu banyak orang yang telah menghadiri seminar saya atau telah membaca buku saya.

Baru-baru ini, dalam suatu penerbangan ke Kuala Lumpur, seseorang datang kepada saya dan tampak agak terkejut. Dia bertanya, "Bagaimana mungkin seorang jutawan seperti anda bepergian dengan ekonomi class?" Jawaban saya adalah, "Itulah mengapa saya jadi seorang jutawan." Dia masih tampak cukup bingung.

Dibuku saya yang terbaru 'Secrets of Self-Made Millionaires'. BANYAK ORANG TELAH DICUCI OTAK UNTUK BERPIKIR BAHWA JUTAWAN HARUS MEMAKAI GUCCI, HUGO BOSS, ROLEX, DAN DUDUK DI KELAS UTAMA dalam perjalanan bisnis. Inilah sebabnya mengapa begitu banyak orang tidak pernah menjadi kaya karena saat mereka mendapatkan lebih banyak uang, mereka berpikir bahwa adalah hal wajar kalau mereka menghabiskan/berbelanja lebih banyak, dan itu mengembalikan mereka ke titik awal lagi.

Fakta, bahwa sebagian besar jutawan yang sukses karena usaha sendiri, hidupnya  hemat dan HANYA MENGHABISKAN APA YANG DIPERLUKAN dan karena BERNILAI. Itulah sebabnya mereka mampu menumpuk dan mengalikan kekayaan mereka jauh lebih cepat.
Selama 7 tahun terakhir, saya telah menyimpan/menabung sekitar 80% dari pendapatan saya sementara hari ini saya hanya mampu menyimpan sekitar 60%(Karena saya  punya istri, ibu mertua, 2 pembantu, 2 anak-anak, dll yang harus di biayai). Namun, kebanyakan orang menabung 10% dari pendapatan mereka (jika mereka beruntung). SAYA MENOLAK UNTUK MEMBELI TIKET KELAS PERTAMA atau untuk MEMBELI KEMEJA $ 300 karena saya berpikir bahwa itu adalah BUANG-BUANG UANG. NAMUN, SAYA DENGAN SENANG HATI MEMBAYAR $ 1.300 UNTUK MENGIRIM PUTRI SAYA BERUSIA 2 TAHUN UNTUK  "JULIA GABRIEL PIDATO DAN DRAMA" TANPA BERPIKIR DUA KALI......perbandingan prioritas yang berharga(imo)

Ketika saya bergabung dengan YEO (Organisasi Pengusaha Muda) beberapa tahun yang lalu (YEO adalah sebuah klub eksklusif terbuka bagi mereka yang berada di bawah 40th dan berpenghasilan lebih dari $ 1 juta/tahun dalam bisnis mereka sendiri) saya menemukan bahwa mereka juga berpikir  seperti saya. Banyak dari mereka dengan kekayaan bersih yang lebih dari $ 5 juta, membeli tiket perjalanan kelas ekonomi dan beberapa bahkan melaju hanya dengan Toyota dan Nissan (tidak Audi, Mercs, BMW).

Saya melihat bahwa hanya mereka YANG TIDAK PERNAH BEKERJA KERAS UNTUK MEMBANGUN KEKAYAAN MEREKA SENDIRI (ada juga beberapa menteri dan taipan 'anak-anak di klub) YANG MENGHABISKAN UANG/BELANJA SEPERTI TIDAK ADA BESOK. Bagaimanapun juga, ketika Anda tidak membangun bisnis anda dari awal, Anda tidak akan bisa benar-benar menghargai nilai uang. Inilah alasan mengapa kekayaan keluarga (tidak peduli berapa banyak) jarang berlangsung melewati generasi ketiga. Puji Tuhan ayah saya yang kaya--My rich Dad (oh tidak! Aku terdengar seperti Kiyosaki) meramalkan kemungkinan mengerikan ini dan menolak untuk memberikan satu sen untuk memulai bisnis saya....imo...me"miskin"kan anak ditengah kelimpahan kita = mensupport anak kita  untuk membuat "akar tunggang"nya, bukan akar serabut yang mudah tercabut....

Kemudian beberapa orang bertanya kepada saya, "Apa gunanya uang yang begitu banyak, jika Anda tidak menikmatinya?" Masalahnya adalah bahwa saya tidak benar-benar menemukan kebahagiaan dalam membeli pakaian bermerek, perhiasan atau duduk di bisnis class. Bahkan jika membeli sesuatu yang membuat saya bahagia, itupun hanya untuk sementara, itu tidak berlangsung lama. Kebahagiaan karena materi tidak akan pernah terpuaskan, itu hanya memberikan kepuasan sementara. Setelah beberapa saat Anda merasa buruk lagi/biasa dan harus membeli barang berikutnya yang anda pikir akan membuat Anda bahagia. Saya selalu berpikir bahwa jika Anda perlu materi/barang bermerk/perhiasan untuk membuat Anda bahagia, maka hidup anda sungguh menyedihkan dan tak akan pernah terpuaskan/selalu merasa berkekurangan.
Sebaliknya, yang membuat saya bahagia adalah ketika saya
*melihat anak-anak saya tertawa dan bermain dan belajar begitu cepat.
*melihat perusahaan saya dan pelatih/staff saya menjangkau lebih banyak orang setiap tahun di lebih banyak negara.
*ketika saya membaca semua email tentang bagaimana buku-buku dan seminar-seminar saya telah tersentuh dan menginspirasi hidup seseorang.
*Ketika membaca semua posting indah anda tentang bagaimana blog saya telah menginspirasi Anda. Kebahagiaan ini membuat saya merasa puas untuk waktu yang lama, lebih daripada apa yang "Rolex" akan lakukan untuk saya.

Saya pikir saya ingin menekankan bahwa kebahagiaan harus datang dari KESENANGAN DALAM MELAKUKAN PEKERJAAN/BISNIS YANG ANDA JALANI (dalam mengajar, membangun rumah, merancang, perdagangan, memenangkan turnamen dll) dan uang yang datang hanya produk sampingan. Jika Anda membenci apa yang Anda lakukan dan hanya mengejar uang supaya anda bisa membeli barang-barang yang anda pikir dapat membuat anda bahagia, maka saya pikir, anda menjalani kehidupan yang sia-sia, hidup dalam kehampaan...

Semoga bermanfaat....terutama bagi ayah bunda yang anak-anaknya lagi  "tahap mencari jati diri" ...jangan sampai salah arah.....
From me...menghabiskan uang tidak perlu belajar tapi berusaha mencari dan mengumpulkannya serta menghargai apa yang diterima(bersyukur)...itu perjuangan dan pembelajaran seumur hidup.Tuhan berkati

Saturday, August 10, 2013

HUBUNGAN ORANG TUA DENGAN ANAK MENURUT ALKITAB

Anak-anak adalah harta pusaka Tuhan, yang dititipkan-Nya kepada kita. Pada akhirnya nanti, kita akan dituntut-Nya pertanggungjawaban.
Alkitab memberi kita tuntunan, bagaimana sebaiknya mendidik anak-anak kita.....
Amsal 22:6  Didiklah orang muda MENURUT JALAN YANG PATUT BAGINYA, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu....
menurut "jalan yang patut baginya"! berarti kita  sebagai ORANG TUA YANG HARUS MENUNTUN DAN MENGARAHKAN, bukan semau-mau anak kita...jaman sekarang banyak orang tua yang "KALAH" sama anak-anaknya.

Amsal 23:13 -14  Jangan menolak didikan dari anakmu ia tidak akan mati kalau engkau memukulnya dengan rotan. Engkau memukulnya dengan rotan, tetapi engkau menyelamatkan nyawanya dari dunia orang mati.....
Kasih kepada anak bukan berarti SELALU MEMBENARKAN segala prilakunya; saat mereka melenceng/menyimpang, "rotan" diperlukan("fondasi"  yang kuat harus dibentuk sedari anak kecil sampai berusia 12 tahun)

Teladan dan prilaku sehari-hari adalah pendidikan yang langsung di"rekam" oleh anak kita....Jadilah teladan yang baik!....Perjalanan hidup kita akan menjadi kenangan bagi anak-anak kita kelak.  Secara jujur, mari kita review kenangan kita atas perlakuan  orangtua kita kepada kita dulu.....buang yang buruk; wariskan yang baik kepada anak cucu kita.
Note: Terkadang saya merasa, apakah mempunyai anak hanya 2(satu cowok dan satu cewek) disebabkan trauma perbedaan perlakuan yang saya terima dulu? .... :(

Didiklah anak-anak kita supaya takut dan hormat kepada Tuhan, niscaya mereka akan berjalan baik dan lurus dan yang terpenting....Kita sebagai orangtua ; DOAKANLAH ANAK-ANAK KITA SELALU......(apalagi saat anak-anak kita sudah tidak lagi dapat kita "pegang"...misal, jauh dari kita saat menuntut ilmu atau bahkan menikah, seberapa tuapun anak-anak kita, mereka tetap "anak" kita) .......ps; saat saya sudah punya cucu satu(bakal 3), saya tetap anak mami saya yang meragukan beliau saat membuat menu masakan...Lol

So...ingatlah, kita dititipi TUHAN harta pusaka-Nya, kalau kita merasa tidak nyaman apalagi dipermalukan anak kita, bagaimana dengan yang "empunya"?
Semoga kita semua dikuatkan dan dimampukan  membimbing mereka sampai garis finish kita.

Imanuel

Wednesday, August 07, 2013

Bagaimana mengkritik dan menerima kritik

Alkitab memberi contoh bagaimana Nabi Natan me"kick" Raja Daud yang melakukan kejahatan besar, berbuat zinah dengan Betsyeba dan merencanakan kematian Uria, suami Betsyeba. Natan memberi kiasan, "Ada seorang kaya yang banyak mempunyai kambing, domba dan lembu sapi tapi ketika ada tamu, si kaya sayang memotong dari kawanan ternahnya malah mengambil anak domba satu-satunya dari si miskin. Mendengar itu, marahlah Raja Daud dan berkata: Demi Tuhan yang hidup; orang yang melakukan itu harus mati..." Berkatalah Natan kepada Daud: "Engkaulah orang itu!" ..baca 2 Samuel 12. Raja Daud lalu sadar dan mengaku berdosa.
Seandainya Natan menegur blak-blakan, sebagai seorang raja, Daud pasti bisa memberi seribu alasan pembenaran, misalnya :
* "Aku tidak bermaksud berzinah, aku hanya dipengaruhi nafsu".....
* "Aku telah memerintahkan Uria pulang kerumah agar dia berkumpul dengan istrinya - usaha Daud menutupi hasil zinahnya atau 
* Aku adalah raja Israel, nasib seluruh negara ada dibahuku. Bagaimana kalau rakyat memberontak mengetahui raja telah menghamili istri pejabatnya dikala berperang. Demi keselamatan negaraku, wajar kalau aku membunuh Uria.

Jadi kalau kita mau mengkritik orang lain, walau demi kebaikan dia, pikir 2x agar mendapat kiasan yang pas dan tepat :) atau bisa juga dengan kita menjadikan diri kita di posisi orang yang mau kita kritik, bagaimana reaksi kita mendengar kalimat kritikan yang telah kita siapkan?!...pasti kalimat itu akan berubah, sedikitnya 1 atau 2 kali lebih halus.

Kita tidak dapat berkembang secara sehat(rohani/spiritual) hanya mendengarkan orang yang selalu memuji kita.
Cinta tanpa kritik bukanlah cinta....lihat saja bagaimana si Vanny tetap mengagungkan si Freddy Budiman yang adalah napi yang menunggu vonis hukuman mati. Lol...
Namun, kritik tanpa cinta tidak akan membantu memperbaiki orang yang dikritik.


Kita bersedia membayar dokter karena berusaha menyembuhkan penyakit jasmani kita. Apakah kita harus kurang berterima kasih kepada orang yang telah berniat dan mau memperbaiki kelemahan spritual kita? 


Usaha kita adalah tetap belajar untuk membedakan mana kritikan yang benar dan mana yang salah.
Mohon tuntunan Roh Kudus untuk membantu dan menghibur kita. 
Imanuel





Disadur dari ; "Kata-kata dasyat yang menyembuhkan" oleh Joseph Telushkin

Tuesday, July 30, 2013

Baptisan Roh (Kudus)


1 dari 10 Dasar Kepercayaan Gereja Yesus Sejati adalah:
Percaya bahwa menerima Roh Kudus adalah jaminan bagian warisan Kerajaan Allah, dengan berbahasa roh sebagai bukti nyata penerimaan Roh Kudus.

Duluuuu selagi saya masih kristen KTP, saya juga belum terbiasa alias aneh dengan cara berdoa di Gereja Yesus Sejati yang berbahasa roh, maklum saya adalah "agama "pancasila" lalu jadi kristen instan(kristen ikut suami karena mau menikah, dan dibaptis seminggu sebelum nikah tanpa sangu katekisasi. Saya merasa kurang hikmat dengan berdoa berbahasa roh.
Terimakasih pada Tuhan saya masih diberi kesempatan memahami dan menerima Roh Kudus dan mampu berdoa berbahasa roh.
Gunawan bersaksi, dia pernah merasakan "aura" saat saya berdoa , dan saat itu dia terjaga dari tidurnya, padahal saya merasa berdoa biasa, tidak nyaring karena tengah malam, doa khusuk untuk memohon campur tangan-Nya, saat kami menyerahkan pengawasan dan bimbingan kedua buah hati kami kepada Tuhan Yesus ketika anak-anak menyelesaikan sekolah dan magang di negara orang.

Roh Kudus adalah Roh Allah itu sendiri dan penyertaan Roh Kudus adalah tanda bahwa kita adalah 
* Milik Kristus (Roma 8:9  Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. 
* Roh Kudus akan bersaksi bahwa kita adalah anak-anak Allah (Roma 8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
dan 
* Roh Kudus sebagai jaminan untuk memperoleh Kerajaan Surga (Efesus 1:14  Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya
* Yohanes 3:5  Jawab Yesus:"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. 

Apakah tanda Roh Kudus turun ke atas seseorang?
Lidahnya akan digetarkan sehingga berkata-kata dalam bahasa roh, tubuhnya juga bergetar tapi dalam keadaan sadar (tidak jatuh dan bukan kesurupan/tidak sadar).Orang ketiga bisa melihat, mendengar dan merasakan.
* Kisah Rasul 2:4  Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
* Kisah Rasul 10:46-47  sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus:"Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti kita?"  (orang bisa menerima Roh Kudus terlebih dahulu walau ia belum dibaptis air)

Bagaimana cara supaya menerima baptisan Roh?
Harus percaya Tuhan sepenuh hati dan menerima baptisan selam yang benar, selain itu harus memohon dengan tekun dan tidak malu
* Kisah Para Rasul 19:1-6 Ketika Apolos  masih di Korintus,  Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus." Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes." Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus." Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka , dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh  dan bernubuat.


Cara berdoa di Gereja Yesus Sejati untuk memohon Roh Kudus: 
Berdoa dengan tekun dan focus memohon, dengan menyebut/bersuara "Haleluya, Puji Tuhan" berulang-ulang....

Semoga Roh Kudus selalu menyertai, memimpin dan menghibur kita semua sampai DIA datang kembali.


Monday, July 29, 2013

Pendidikan ala Jepang vs Indonesia

Think ...think


Anak-anak SD di Jepang diajarkan untuk memiliki harga diri, rasa malu, dan jujur. Mereka juga dididik untuk menghargai sistem nilai, bukan materi atau harta.

Di sekolah dasar, anak-anak diajarkan sistem nilai moral melalui empat aspek, yaitu Menghargai Diri Sendiri (Regarding Self),
Menghargai Orang Lain (Relation to Others),
Menghargai Lingkungan dan Keindahan (Relation to Nature & the Sublime), serta
Menghargai kelompok dan komunitas (Relation to Group & Society).
Keempatnya DIAJARKAN DAN DITANAMKAN PADA SETIAP ANAK sehingga MEMBENTUK PRILAKU mereka

Empat kali dalam seminggu, anak saya kebagian melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga. Ia harus membersihkan dan menyikat WC, menyapu dapur, dan mengepel lantai. Setiap anak di Jepang, tanpa kecuali, harus melakukan pekerjaan-pekerjaan itu. Akibatnya mereka bisa lebih mandiri dan menghormati orang lain....(imo...ortu di Indo biasanya lalu protes ke kep-sek, merasa anak di "babu" kan)
Kebersahajaan juga diajarkan dan ditanamkan pada anak-anak sejak dini. Nilai moral jauh lebih penting dari nilai materi. Mereka hampir tidak pernah menunjukkan atau bicara tentang materi.

Anak-anak di SD Jepang tidak ada yang membawa handphone, ataupun barang berharga. Berbicara tentang materi adalah hal yang memalukan dan dianggap rendah di Jepang


Ini pendeknya versi saya, mudah-mudahan bisa menjadi masukan yang berharga buat para ortu yang selalu menyatakan sayang kepada anaknya melalui kemudahan-kemudahan hidup bahkan membayar orang lain/petugas kantin untuk menservice anak-anak mereka pada jam sekolah ..... dan bahayanya lagi...para ortu merasa telah meningkatkan "nilai"diri anaknya dengan membelikan dan menandingi sesama temannya dengan gadget yang terbaru. 

Saturday, July 13, 2013

TELADAN IMAN ABRAHAM

Abraham mempunyai arti yang sangat penting bagi semua agama samawi yaitu Yahudi, Kristen dan Islam. Islam menganggap Ibrahim sebagai bapaknya orang-orang mu'min, karena Allah menetapkannya demikian.
Agama Yahudi memandang Abraham sebagai salah satu leluhur mereka. Di dalam Kitab Suci, Allah sering menyatakan diri-Nya sebgai "Allah Abraham, Ishak, dan Yakub (Keluaran 3:6).
Bagi orang Kristen, Abraham adalah bapak orang percaya, bapak sekalian orang beriman. Imannya menjadi teladan bagi semua orang.
Dengan demikian, Abraham adalah bapak yang sama bagi ketiga agama ini, sekaligus mengingatkan bahwa ketiga-tiganya mempunyai akar yang sama, yaitu monoteisme.

Kisah Abraham dimulai saat Tuhan memintanya untuk pergi dari negerinya.  Saat Tuhan meminta Abraham pergi, saat itu Abraham berumur 75 tahun. Tuhan menjanjikan pada Abraham untuk menjadikannya sebagai bangsa yang besar, memberkatinya, dan membuat Abraham menjadi berkat (Kejadian 12:2).
Ketika waktu pun berlalu dan 24 tahun telah lewat sejak Tuhan pertama kali memerintahkan Abraham pergi dari negerinya. Abraham berusia 99 tahun sekarang dan Sara, istri Abraham berusia 89 tahun belum juga mengandung dan Abraham mulai putus asa, Tuhan memberikan konfirmasi lagi kepada Abraham, yaitu bahwa Abraham akan memiliki keturunan dalam jumlah yang besar, yaitu sebanyak bintang di langit. Saat Abraham merasa tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham tetap berharap juga, berharap dalam iman, tidak pernah ragu akan janji Tuhan. (Roma 4 ;18 - 21  Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan  percaya bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.).

Apapun kondisi kesesakan yang kita hadapi, JANGANLAH BIMBANG! TETAP BERHARAP PADA JANJI TUHAN.

Yeremia  32:17   Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apapun yang mustahil untuk-Mu!
   
Yesaya  55:11  demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

2 Korintus 1:18 - 22  Demi Allah yang setia, janji kami kepada kamu bukanlah serentak "ya" dan "tidak".Karena Yesus Kristus, Anak Allah, yang telah kami beritakan di tengah-tengah kamu, yaitu olehku dan oleh Silwanus dan Timotius, bukanlah "ya" dan "tidak", tetapi sebaliknya di dalam Dia hanya ada "ya".Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah. Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita

Jadi, jangan pernah ragu, berharaplah hanya pada Tuhan, Sang Pencipta kita, yang Esa dan Maha Kuasa.