Wednesday, August 06, 2014

Pohon ara dan kita.



Lukas 13:6-9  Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya. Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah  pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya,  mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"

Ada  4 elemen dalam hal ini:
Pohon Ara
Pemilik pohon ara
Kebun/ladang tempat tumbuh pohon ara
Pengurus/pengelola kebun

Pohon Ara diibaratkan KEIMANAN kita, kita bisa hidup dimana saja, tidak harus dalam satu komunitas,  seperti pohon ara yang hidup di kebun anggur, tapi jangan hanya terlihat berpenampilan fisik yang menawan, tinggi kokoh dibandingkan pohon anggur yang pendek dan menjalar dipagar, kita dituntut (pemilik kita) untuk  berbuah.
Bagaimana kita bisa berbuah? Dengan membaca dan merenungkan firman-Nya (Mazmur 1:2-3  tetapi yang kesukaannya  ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan  Taurat itu siang dan malam.  Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air ,  yang menghasilkan buahnya  pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya;  apa saja yang diperbuatnya berhasil. 

Pemilik iman kita  adalah TUHAN

Kebun/ladang, tempat iman kita bertumbuh adalah gereja, dimana kita bisa bersekutu memuji dan mendengar firman; berdoa mengucap syukur, saling mengingatkan dan saling mendoakan.

Pengurus/pengelola iman kita adalah kita sendiri!

Sebagai pengikut Yesus, bijaklah kita rajin membaca, memahami dan merenungkan firman-Nya agar kita tidak tertipu/terseret arus penyesatan dengan penggalan ayat demi keuntungan kelompok/kekuasaan dan juga pribadi(teori kemakmuran).

Semoga kita dimampukan dan dikuatkan memberitakan Injil keselamatan-Nya melalui pikiran, perkataan dan prilaku kita.

Semoga tahun depan kita bisa berbuah….berbuah Roh(kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri – Galatia 5:22-23)
dan juga berbuah jiwa, menyelamatkan orang-orang yang mendengar lalu percaya. Semoga!



No comments: